Friday, September 14, 2018

UI Peduli bentuk tim khusus

Beberapa minggu paling akhir, bencana selalu menerpa tanah air. Dari erupsi Gunung Sinabung, banjir tahunan Jakarta, sampai banjir bandang di Manado. Belum juga deretan gunung yang sekarang ini berstatus siaga. Karena itu, Kampus Indonesia (UI) lewat UI Perduli membuat team spesial.

Baca juga: Biaya Kuliah UNIMAL - Biaya UKT UNIMAL

Mereka terbagi dalam Tubuh Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI, School of Volunteers (SoV) UI, Mahasiswa Penggemar Alam (Mapala), serta Direktorat Penelitian serta Dedikasi Penduduk (DRPM) Rektorat UI. Semuanya tergabung dalam UI Perduli lakukan tanggap bencana.

Ketua BEM UI M Ivan Riansa menyampaikan cara barusan diambil sebab tiap-tiap pihak yang bernaung dalam UI Perduli meyakini jika faedah yang akan dapat dikasihkan pada beberapa korban bencana semakin lebih maksimal bila mereka berjalan berbarengan dengan terkoordinir.

Ivan menyampaikan untuk banjir Jakarta, UI Perduli juga sudah lakukan beberapa tindakan, salah satunya penggalangan dana. "Kami telah terjunkan relawan, pembuatan posko utama untuk infomasi serta logistik, sampai assessment titik bencana, seperti di daerah Pesing, Cililitan, Bidaracina, serta Kampung Dalam," tuturnya di Depok, Selasa (4/2/2014).

Baca juga: Biaya Kuliah UNIKOM

Sesaat untuk bencana erupsi Sinabung serta banjir bandang Manado, kata Ivan, tindakan konsentrasi pada penggalangan serta penyaluran dana. Sesaat untuk turunkan relawan ke Sinabung masih juga dalam pengaturan. "Selama ini sudah dikerjakan penyaluran dana pertama untuk erupsi gunung Sinabung serta banjir Manado di bulan Januari," katanya.

Ivan bergarap pergerakan ini jadi langkah awal dari kerjasama pergerakan bersama dengan semua civitas akademika UI. "Dapat juga jadi referensi buat universitas yang lain, kami BEM UI menjadi salah satunya inisiator pergerakan ini," kata Ivan.

Thursday, September 13, 2018

UI gelar bursa kerja & beasiswa ke-17

Kampus Indonesia (UI) mengadakan UI Career & Scholarship Expo 2014. Bursa kerja serta beasiswa ini adalah yang ke-17 kalinya diselenggarakan di UI.

Baca juga: Akreditasi Prodi UAD

Bursa kerja ini diselenggarakan di Balairung UI pada 20-22 Februari 2014. Sekitar 70 perusahaan turut berperan serta dalam pekerjaan ini. Seperti PT Pertamina Persero, PT Nestle Indonesia, PT Astra Internasional Tbk, PT Blue Bird serta yang lain.

Kepala Kantor Komunikasi UI Farida Haryoko menyampaikan, lebih dari 10 ribu pengunjung penuhi acara. Terbagi dalam alumni UI serta penduduk umum. "Serangkaian pekerjaan diantanya eksibisi, presentasi perusahaan serta instansi pendonor beasiswa," kata Farida, Kamis (20/2/2014).

UI Career& Scholarship Expo adalah salah satunya rutinitas yang dikerjakan oleh Career Development Center (CDC) UI. Menjadi pusat peningkatan karis serta kualitas sdm. Sekarang ini UI ialah pelopor dari revitalisasi tracer study di Indonesia yang sudah sempat alami kevakuman saat kira-kira satu dekade.

"Kesuksesan penyelenggaraan TSUI 2010 awal mulanya jadikan UI menjadi ujung tombang pelaksanaan tracer study tingkat kampus di Indonesia serta berperan di dunia tracer study dengan internasional," tutupnya.

Baca juga: Akreditasi Prodi UMM

VP HOUR Operations Direktorat SDM PT Pertamina (Persero) Setyo Wardono memberikan, pihaknya setiap tahun memerlukan 1.000 tenaga kerja baru di semua posisi. Proses rekrutmen dikerjakan dengan transparan serta fair sesuai dengan standard.

"Step awal pendaftaran lewat web lalu seleksi administrasi, tes psikologis serta bhs Inggris dan interview," tuturnya.


Tuesday, September 11, 2018

Mabuk, mahasiswa asal Sulsel tewas jatuh ke selokan

Disangka dalam dampak minuman keras (miras), seseorang mahasiswa Kampus Pasundan (Unpas) Daniele Manulu (21), terjatuh ke selokan dengan ketinggian 15 mtr. dari lantai atas Guest House, di Jalan Tirtayasa No 45, Kecamatan Bandung Wetan.

 Baca juga: Biaya Kuliah UNDIKSHA - Biaya UKT UNDIKSHA

Salah seseorang saksi Farli (18) menyampaikan, korban akhir kali masuk Guest House‎ pagi hari barusan, sekira jam 2.30 WIB. Waktu itu korban dalam kondisi mabuk.

"Cocok di tanya mencari siapa? Dia katakan mencari Hendra. Dia langsung masuk serta naik ke jemuran (lantai atas). Cocok sebelum naik itu dia sudah sempat membuka pakaian serta sepantasnya disimpan di mesin pencuci," jelasnya, pada wartawan, di tempat peristiwa, Kamis (20/3/2014).

Korban yang mabuk, disangka dengan tidak diduga terpeleset serta badannya yang gempal itu langsung terjerumus masuk dalam selokan dari ketinggian sekira 15 mtr.. "Mungkin terpeleset serta jatuh. Soalnya tamu ada juga yang dengar ada yang jatuh," tuturnya.

Ditempat yang sama, Rustan (23) ‎mengungkapkan, korban ialah seseorang mahasiswa asal Sulawesi Selatan. Sesaat guest house itu memang seringkali jadikan tempat bergabung.

Baca juga: Biaya Kuliah UNAND - Biaya UKT UNAND

Akan tetapi masalah urutan peristiwa, dia tidak tahu dengan tentu, bagaimana korban dapat terjatuh serta meninggal. Selain itu, Kapolsekta Bandung Wetan Kompol Herryanto mengakui masih tetap memahami peristiwa ini.

"Kita masih tetap selidiki apakah pemicu tentunya dari peristiwa ini. Akan tetapi korban telah dievakuasi serta dibawa ke kamar mayat siang tadi," tukasnya.

Sunday, September 9, 2018

500 Penyuluh KB diberi beasiswa S1


Tubuh Kependudukan serta Keluarga Merencanakan Nasional (BKKBN) serta Kampus Terbuka (UT) meneken nota kesepakatan atau memorandum of understanding (MoU) pelaksanaan program beasiswa periode panjang strata satu (S1) petugas lapangan keluarga merencanakan (PLKB).

Dari kerja sama itu, pada tahun ini ada 500 penyuluh yang akan terima beasiswa S1. MoU itu diteken dalam pembukaan Koalisi Rencana Program Biaya Pembangunan Kependudukan, Keluarga Merencanakan serta Pembangunan Keluarga Nasional I (Koren I) Tahun Biaya 2015 yang diselenggarakan pada Senin-Rabu (12-14/5) di Nusa Dua, Denpasar, Propinsi Bali, Senin (12/5/2014).

Baca juga: Akreditasi Prodi POLINES

Kepala BKKBN Fasli Jalal menyampaikan, penandatangan serta pemberian beasiswa S1 ini ialah bentuk perhatian pada PLKB. Pendidikan S1 ini, katanya, untuk menaikan tunjangannya serta perpanjang umur pensiun sampai 60 tahun.

Dia menjelaskan, tidak hanya melakukan pekerjaan mereka bisa sekalian belajar diinginkan 2-3 tahun beberapa penyuluhu dapat sarjana. Dia janji program ini selalu dikerjakan pada semua PLKB hampir sampai 15.000. Awal mulanya penyuluh sejumlah 42.000.

"Kecanggihan di UT bisa bekerja bersama baik di tingkat PLKB atau staf. Mereka kan ujung tombak kita. Menjadi pendidikannya mesti ditingkatkan," kata Fasli di Denpasar, Senin (12/5/2014).

Rektor UT Tian Belawati menyampaikan, penandatangan MoU berlangsung karena BKKBN ingin tingkatkan kompetensi serta kwalifikasi dari beberapa penyuluh KB di lapangan.

Menurut Kepala BKKBN, katanya, ada seputar 12.000 lebih dari penyuluh KB yang belumlah berpendidikan sama dengan S1. Walau sebenarnya penyuluh KB itu sebaiknya mempunyai kulaifikasi serta kualitas sama dengan sarjana.

Kerja sama juga dengan UT dikerjakan karena lihat beberapa penyuluh KB yang ada di lapangan serta menyebar di semua Indonesia. Mulai di tingkat kecamatan bahkan juga di tingkat desa.

"Nah jika mereka kuliah di perguruan tinggi tatap muka pasti mereka mesti dicabut dahulu dari darerahnya, di kirim ke kampus spesifik contohnya kemana saya tidak tahu," kata Tian di Denpasar.

Baca juga: Akreditasi Prodi ISI SOLO

Jika di UT, beberapa penyuluh itu tidak perlu ke mana-mana. Karena UT itu skema pembelajarannya jarak jauh. Mereka dapat meneruskan kuliah masih ditempat kerjanya serta masih tetap bekerja. Di UT pembelajarannya diutamakan pada evaluasi mandiri.

Pertolongan belajar serta panduan itu semua dikerjakan pada sabtu serta minggu. "Insya Allah tidak menggangu pekerjaan mereka menjadi penyuluh, " katanya.

BKKBN serta UT menartgetkan semua penyuluh bisa diikutsertakan dalam program ini. Tetapi untuk tahun 2014 ini akan mulai dengan memberi beasiswa untuk 500 orang. Yang akan datang, akan berkembang lagi.


Friday, September 7, 2018

UI Undang Capres dan Cawapres Adu Visi-Misi

Masuk momen Pemilihan presiden 2014, Tubuh Eksekutif Mahasiswa Kampus Indonesia (BEM UI) mengawal serangkaian penyelenggaraan pesta demokrasi itu.

Baca juga: Biaya Kuliah UNSAM - Biaya UKT UNSAM

Ketua BEM UI Ivan Riansa menyampaikan mahasiswa selalu jadi garda paling depan dalam lakukan pengawasan. Menurut dia, buat mahasiswa pemilihan presiden semestinya jadi fondasi serta tempat pergerakan mahasiswa.

BEM UI juga mengundang dua pasang calon presiden serta calon wakil presiden dengan terbuka hadir ke UI, untuk beradu ide dengan terbuka serta kontrak politik dengan mahasiswa.

"Kami mengundang dengan terbuka, calon presiden serta calon wakil presiden untuk ada ke UI, Universitas Perjuangan, untuk berbicara dengan semua mahasiswa serta di tandatangani kontrak itu," tegasnya pada wartawan dalam Pertemuan Wartawan di Halte Stasiun UI, Depok, Jawa Barat, Rabu (28/5/2014).

Ivan menyatakan, dalam pelaksanaan pemilihan presiden, pihaknya jamin universitas bebas dari semua bentuk politisasi serta memprioritaskan independensi. BEM UI memakai kata berdiri sendiri daripada kata netral dalam berlaku.

"Undangan terbuka dengan sah kami pasang banner, Dewan Guru Besar, ILUNI, serta KPU akan kami datangkan, kami berharap mereka bersedia ada. Bagian netral, kita tidak pakai netral tetapi berdiri sendiri. BEM se UI tidak akan memihak. Mari kita beri pendidikan politik yang baik, mahasiswa UI tercerdaskan dengan baik. Sadar pakai hak pilih. Instansi yang kita pegang bukan instansi untuk salah satunya calon," tukasnya.

Baca juga: Biaya Kuliah UNSIL - Biaya UKT UNSIL

Ketua BEM FISIP UI Bara Linta mengakui prihatin dengan keadaan perwacanaan dalam pemilihan presiden di mana sehari-harinya, mahasiswa tetap disuguhi tayang an kampanye hitam.

"Disajikan tontonan tidak berkualitas, dipenuhi black campaign. Manakah pendidikan politik bangsa kita. Perbaikan wawasan, perbaikan pendidikan politik, karenanya kami mengundang ke-2 calon presiden berbicara bersama dengan kami. Pertukaran wawasan positif, visi misi bersama dengan semua civitas akademisi," pungkasnya.

Thursday, September 6, 2018

Pertamina-UI Perkuat Kerja Sama Riset

Kampus Indonesia (UI) bersama dengan PT Pertamina (Persero) merajut kerja sama bagian pendidikan, riset serta dedikasi pada penduduk.

Baca juga: Akreditasi Prodi POLMAN

Kerja sama itu diikuti dengan penandatanganan nota persetujuan bersama dengan oleh Rektor UI Muhammad Anis serta Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan di FMIPA UI Universitas Depok.

Karen menyampaikan, lewat program CSR Pertamina sudah lakukan beberapa program sosial kemasyarakatan. Spesial di bagian pendidikan, Pertamina sampai kini sudah memberi beberapa program pendidikan seperti beasiswa.

Diluar itu, juga edukasi lewat Pintar Bersama dengan Pertamina, OSN Pertamina, Pertamina Goes to School, sampai perbaikan fasilitas infrastruktur baik di tingkat sekolah ataupun perguruan tinggi.

Beberapa jenis kegiatan direalisasikan Pertamina dalam program yang mempunyai tujuan turut bertindak dalam proses pembangunan bangsa ini.

"Sumbangsih Pertamina pada UI diantaranya diwujudkan berbentuk pembangunan laboratorium computer serta sains, sarana berolahraga, dan sebagainya. Diantaranya Laboratorium Multidisiplin Pertamina di FMIPA UI," papar dia dalam rilisnya, Jumat (13/6/2014).

Baca juga: Akreditasi Prodi UI

Bangunan yang berada di Fakultas Matematika serta Pengetahuan Pengetahuan Alam UI (FMIPA UI) universitas Depok ini mempunyai sarana laboratorium bio processing, genome & bio informatics, laboratorium bio molekuler, ruangan cultur collection dan ruangan pendukung yang lain seluas 4.000 m2.

"UI serta Pertamina terasa terpanggil untuk ikut menolong usaha pemerintah menangani beberapa permasalahan. Ditambah lagi, kita semua mengerti, pendidikan jadi salah satunya kunci dari maju mundurnya satu bangsa," kata Anis

Tuesday, September 4, 2018

Unas Akui Kampus menjadi Tempat Transit Narkoba

Universitas Kampus Nasional (Unas), Pasar Minggu, Jakarta Selatan mengaku jika kampusnya sudah jadi tempat transit beberapa pengedar narkoba. Karena itu, pihak universitas memiliki komitmen untuk memebarantas peredaran narkoba ini sampai selesai.

Baca juga: Biaya Kuliah UNRI - Biaya UKT UNRI

Walau jadi aib, pihak Unas janji akan menolong polisi untuk membuka sindikat narkoba ini sampai ke akarnya.

"Kami akan menolong pihak polisi untuk memberantas narkoba didalam universitas kami," tutur Kepala Biro Administrasi Umum Unas Abdul Malik waktu konpers di Universitas Unas, Kamis (14/8/2014).

Dia mengaku, pihak universitas tahu jika didalam telah jadi tempat transit narkoba. Hampir tiap-tiap malam, ada-ada saja bandar atau pemakai narkoba yang mencari ganja didalam universitas.

Tentang pengedar narkobanya sendiri, Malik tidak menolak bila ada pelaku mahasiswa serta alumni Unas yang ikut serta. Pihaknya juga siap memberi sangsi tegas pada beberapa onum itu.

Awal mulanya dikabarkan, beberapa puluh petugas kombinasi dari Polres Jaksel serta Polsek Pasar Minggu menyisir beberapa ruang didalam universitas. Polisi temukan lima kg ganja di ruangan senat.

Baca juga: Biaya Kuliah UNPAR

Tidak cuma ganja, polisi juga temukan beberapa senjata tajam, alat suntik, alat hisap sabu, serta timbangan elektronik. Sekarang ini polisi masih tetap mengincar pemilik barang terlarang itu.