Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVII di Medan serta Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) menaruh banyak narasi menarik beberapa pesertanya. Terpenting mereka yang rasakan sendiri guncangan dahsyat gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB) serta Sulawesi Tengah (Sulteng) saat menyiapkan diri jadi peserta MTQ.
Baca juga: Akreditasi Prodi ATMI
Siang tempo hari hawa cukuplah panas. Matahari cemerlang jelas. Tidak ada awan yang menghambat cahayanya menyerang ke bumi. Jalan raya jalan ikut macet penuh kendaraan. Tiada kemauan kuat serta keikhlasan, tidak mungkin orang dapat melalui keadaan itu dengan senyuman.
Akan tetapi, Hairunnisa Makarau yang barusan sampai di Asrama Haji Sumut justru raut muka tunjukkan demikian sebaliknya. Gadis berusia 20 tahun itu masih tampak ketertarikan serta semangat ke arah Aula King Abdul Aziz, salah satunya venue lomba MTQ untuk cabang Tilawah Alquran Kelompok Cacat Netra. "Ini pertama-tama saya turut MTQ Nasional," kata Nisa, panggilan akrab Hairunnisa Makarau, Selasa (9/10/2018).
Nisa ialah anggota kafilah dari Propinsi Sulawesi Tengah yang rasakan gempa besar menempa Kota Palu, Sigi, serta Donggala, akhir September kemarin. Waktu guncangan dahsyat berlangsung, siswi kelas 2 SMU SLB Muhammadiyah Palu itu tengah ikuti karantina di Asrama Haji Palu. "Alhamdulillah saya serta keluarga selamat," tuturnya.
Bungsu dari 6 bersaudara ini menceritakan, dia sukses selamatkan diri sebab dapat keluar dari asrama. Walau tidak lihat, tetapi Nisa mengakui ingat arah ke arah pintu keluar. Dengan memercayakan ingatannya ia berjalan sekalian meraba-raba tembok atau benda di sekitarnya. Nisa sudah sempat terjatuh waktu berbelok ke arah pintu keluar. Mujur ada temannya yang membantu. "Saya lalu mengungsi di muka asrama haji," katanya.
Baca juga: Akreditasi Prodi ITB
Keberangkatan kafilah Propinsi Sulteng ke Medan tidak gampang. Beberapa peserta MTQ serta official pergi pada 4 Oktober ke arah Balikpapan dengan menumpang pesawat hercules. Mereka lalu meneruskan penerbangan transit di Surabaya serta baru sampai Medan di hari selanjutnya. "Sampai sekarang ini saya masih tetap trauma, ditambah lagi di Medan ini saya bermalam di hotel di lantai 5," tutur Nisa.
Hairunnisa mengakui suka sebab pada pembukaan MTQ Nasional di Sumut, Presiden Jokowi mengirim doa Alfatihah untuk penduduk Palu. Itu tunjukkan jika penduduk Indonesia mempunyai perasaan sama-sama perduli dengan yang lainnya. "Pak Presiden, terima kasih sekali sebab perhatiannya pada penduduk kota Palu serta sekelilingnya," tutur Nisa yang bercita-cita jadi guru.
Tuesday, October 9, 2018
Monday, October 8, 2018
Rupiah Anjlok, Mahasiswa Sidimpuan Turun ke Jalan
Beberapa puluh mahasiswa yang mengatasnamakan Instansi Masukan Mahasiswa Kampus Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS), berunjuk perasaan di Gedung DPRD Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Rabu (19/9/2018).
Baca juga: Biaya Kuliah UNHAS - Biaya UKT UNHAS
Beberapa puluh mahasiswa itu turun ke jalan menjadi bentuk memprotes pada melemahnya nilai ganti Rupiah pada Dollar Amerika. Mahasiswa mengkritik pemerintah sebab dipandang tidak dapat meningkatkan nilai ganti rupiah.
Banyak aktor usaha kecil menengah kesusahan untuk menjalankan upayanya karena terpuruknya nilai ganti Rupiah itu. Tragisnya, pemerintah lakukan import beras pada saat beberapa petani di Indonesia tengah panen.
Diluar itu, pengunjuk perasaan menekan supaya Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin turun dari jabatannya. Mahasiswa memandang, kebijakannya berkaitan volume adzan di masjid telah melukai banyak hati umat Islam yang berada di Indonesia.
“Kebijakan mengenai volume nada adzan telah melukai banyak ummat Islam,” papar Nur Miswari saat berorasi. Menjadi menteri semestinya Lukman pikirkan beberapa program untuk perkembangan umat beragama di Indonesia.
Pantauan di lapangan, tindakan itu memaksa pihak kepolisian tutup beberapa ruas Jalan Merdeka ke arah kantor DPRD Padangsidimpuan. Beberapa puluh personil kepolisian tampak berjaga-jaga dalam tempat berlangsungnya tindakan unjuk perasaan itu.
Baca juga: Biaya Kuliah UNILA - Biaya UKT UNILA
Kemauan massa untuk berjumpa Ketua DPRD Padangsidimpuan, Taty Ariani Tambunan tidak kesampaian, hingga membuat mahasiswa duduk di tubuh jalan. Pada jam 15.50, beberapa anggota DPRD hadir menjumpai mahasiswa yang masih tetap duduk di tubuh jalan. Di depan beberapa anggota DPRD itu, mereka mengemukakan tuntutannya.
Baca juga: Biaya Kuliah UNHAS - Biaya UKT UNHAS
Beberapa puluh mahasiswa itu turun ke jalan menjadi bentuk memprotes pada melemahnya nilai ganti Rupiah pada Dollar Amerika. Mahasiswa mengkritik pemerintah sebab dipandang tidak dapat meningkatkan nilai ganti rupiah.
Banyak aktor usaha kecil menengah kesusahan untuk menjalankan upayanya karena terpuruknya nilai ganti Rupiah itu. Tragisnya, pemerintah lakukan import beras pada saat beberapa petani di Indonesia tengah panen.
Diluar itu, pengunjuk perasaan menekan supaya Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin turun dari jabatannya. Mahasiswa memandang, kebijakannya berkaitan volume adzan di masjid telah melukai banyak hati umat Islam yang berada di Indonesia.
“Kebijakan mengenai volume nada adzan telah melukai banyak ummat Islam,” papar Nur Miswari saat berorasi. Menjadi menteri semestinya Lukman pikirkan beberapa program untuk perkembangan umat beragama di Indonesia.
Pantauan di lapangan, tindakan itu memaksa pihak kepolisian tutup beberapa ruas Jalan Merdeka ke arah kantor DPRD Padangsidimpuan. Beberapa puluh personil kepolisian tampak berjaga-jaga dalam tempat berlangsungnya tindakan unjuk perasaan itu.
Baca juga: Biaya Kuliah UNILA - Biaya UKT UNILA
Kemauan massa untuk berjumpa Ketua DPRD Padangsidimpuan, Taty Ariani Tambunan tidak kesampaian, hingga membuat mahasiswa duduk di tubuh jalan. Pada jam 15.50, beberapa anggota DPRD hadir menjumpai mahasiswa yang masih tetap duduk di tubuh jalan. Di depan beberapa anggota DPRD itu, mereka mengemukakan tuntutannya.
Sunday, October 7, 2018
Baca juga: Akreditasi Prodi UNSIKA
Gempa bumi yang mengguncang Lombok tidak menurunkan kemauan beberapa peserta asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional XXVII. Kafilah dari daerah terdampak musibah itu sudah tiba di Medan serta Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) serta siap ikuti lomba.
Baca juga: Akreditasi Prodi UNSIKA
Kepala Sekretariat Instansi Peningkatan Tilawatil Quran (LPTQ) NTB, Amirin Abdurrahim menyampaikan, pihaknya membawa 48 peserta untuk ikuti semua cabang perlombaan MTQ. Beberapa peserta adalah hasil seleksi di tingkat propinsi yang sudah dikerjakan awal mulanya.
"Kami mengadakan training center (TC) 2x. TC pertama 8 hari, TC ke-2 8 hari. Beberapa peserta MTQ dilatih oleh beberapa pelatih nasional," kata Amirin pada SINDOnews di komplek Gedung Serba Untuk Medan, Minggu (7/10/2018).
Amirin mengaku gempa yang menempa Lombok pada Agustus lantas membuat semua penduduk NTB trauma, termasuk juga beberapa peserta MTQ. Karena, ada peserta MTQ yang kehilangan keluarga. Bahkan juga salah satunya pelatih bernama Muhammad Zaini jadi salah satunya korban gempa. Pondok Tahfiz Alaziziyah Gunungsari menjadi tempat belajar peserta lomba tahfiz Alquran asal NTB ikut hancur.
"Beberapa peserta sangat terpaksa belajar di tenda-tenda. Karena, bangunan yang masih tetap berdiri telah retak-retak," tuturnya.
Untuk memulihkan psikologi beberapa peserta MTQ, kata Amirin, official memberi trauma healing. Perlakuan ini dipandang cukuplah sukses sebab beberapa peserta sudah siap berkompetisi dengan kafilah daerah favorit lainnya seperti Banten, Kepulauan Riau, serta DKI Jakarta. "Kami berusaha tampil dengan sempurna. Kami menyerahkan diri pada Allah untuk akhirnya," kata Amirin.
Baca juga: Akreditasi Prodi POLBAN
Untuk didapati, NTB adalah juara ke empat pada MTQ Nasional XXVI pada 2016 kemarin. NTB ikut dapat jadi juara pertama di sejumlah cabang lomba, seperti tilawah anak-anak di bagian tartil, musabaqah menulis ilmiah Alquran (M2IQ) serta tahfiz Alquran.
Baca juga: Akreditasi Prodi UNSIKA
Kepala Sekretariat Instansi Peningkatan Tilawatil Quran (LPTQ) NTB, Amirin Abdurrahim menyampaikan, pihaknya membawa 48 peserta untuk ikuti semua cabang perlombaan MTQ. Beberapa peserta adalah hasil seleksi di tingkat propinsi yang sudah dikerjakan awal mulanya.
"Kami mengadakan training center (TC) 2x. TC pertama 8 hari, TC ke-2 8 hari. Beberapa peserta MTQ dilatih oleh beberapa pelatih nasional," kata Amirin pada SINDOnews di komplek Gedung Serba Untuk Medan, Minggu (7/10/2018).
Amirin mengaku gempa yang menempa Lombok pada Agustus lantas membuat semua penduduk NTB trauma, termasuk juga beberapa peserta MTQ. Karena, ada peserta MTQ yang kehilangan keluarga. Bahkan juga salah satunya pelatih bernama Muhammad Zaini jadi salah satunya korban gempa. Pondok Tahfiz Alaziziyah Gunungsari menjadi tempat belajar peserta lomba tahfiz Alquran asal NTB ikut hancur.
"Beberapa peserta sangat terpaksa belajar di tenda-tenda. Karena, bangunan yang masih tetap berdiri telah retak-retak," tuturnya.
Untuk memulihkan psikologi beberapa peserta MTQ, kata Amirin, official memberi trauma healing. Perlakuan ini dipandang cukuplah sukses sebab beberapa peserta sudah siap berkompetisi dengan kafilah daerah favorit lainnya seperti Banten, Kepulauan Riau, serta DKI Jakarta. "Kami berusaha tampil dengan sempurna. Kami menyerahkan diri pada Allah untuk akhirnya," kata Amirin.
Baca juga: Akreditasi Prodi POLBAN
Untuk didapati, NTB adalah juara ke empat pada MTQ Nasional XXVI pada 2016 kemarin. NTB ikut dapat jadi juara pertama di sejumlah cabang lomba, seperti tilawah anak-anak di bagian tartil, musabaqah menulis ilmiah Alquran (M2IQ) serta tahfiz Alquran.
Thursday, October 4, 2018
Jamin Listrik Tak Padam Selama MTQ XXVII, PLN Gunakan Double Gardu Induk
Menjadi tuan-rumah acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional ke XXVII tahun 2018, Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Sumut) selalu lakukan beberapa persiapan untuk mendukung kelancaran pekerjaan yang diskedulkan akan di buka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.
Baca juga: Biaya Kuliah UBB - Biaya UKT UBB
Salah satunya perihal yang jadi perhatian ialah supply listrik di Gedung Serbaguna, Jalan Williem Iskandar jadi pusat semua pekerjaan yang diselenggarakan 4-13 Oktober 2018 di Medan serta Deliserdang.
GM PT PLN Lokasi Sumut, Feby Joko Priharto menyampaikan pihaknya jamin tidak akan ada pemadaman listrik di ajang pekerjaan yang akan diselenggarakan saat 9 hari itu. "Kami PLN lokasi Sumatera Utara terutamanya Ruang Medan telah lakukan beberapa persiapan untuk pastikan supply listrik baik dari pembukaan sampai penutupan acara akan berjalan aman serta lancar," jelas Feby, Kamis (4/10/2018).
Salah satunya langkah yang dikerjakan PLN, kata Feby, pihaknya akan memakai skema double supply dengan memakai 2 Gardu Induk (GI). Tidak itu saja, PLN juga menyiapkan genset menjadi back up di tempat bahkan juga di spot-spot spesifik untuk keperluan lighting, sound sistem dan mempersiapkan UPS.
"Selain itu, walau supply listrik di ajang MTQ memakai double GI, diyakinkan juga hal tersebut tidak akan mengganggu supply listrik ditempat lainnya terutamanya untuk penuhi keperluan penduduk. Berarti, service pada penduduk menjadi pelanggan kita tidak akan terganggu," katanya.
Baca juga: Biaya Kuliah UHO - Biaya UKT UHO
Menjadi bentuk persiapan PLN, sambung Feby, dari bagian infrastruktur ikut diperkokoh dengan menambahkan personil di Lapangan.
"Diperkokoh dari mulai orangnya, material, perlengkapan serta sparepart dan perlengkapan pendukung yang lain, hingga kita yakinkan tidak akan mengganggu service listrik ke penduduk," tegasnya.
Baca juga: Biaya Kuliah UBB - Biaya UKT UBB
Salah satunya perihal yang jadi perhatian ialah supply listrik di Gedung Serbaguna, Jalan Williem Iskandar jadi pusat semua pekerjaan yang diselenggarakan 4-13 Oktober 2018 di Medan serta Deliserdang.
GM PT PLN Lokasi Sumut, Feby Joko Priharto menyampaikan pihaknya jamin tidak akan ada pemadaman listrik di ajang pekerjaan yang akan diselenggarakan saat 9 hari itu. "Kami PLN lokasi Sumatera Utara terutamanya Ruang Medan telah lakukan beberapa persiapan untuk pastikan supply listrik baik dari pembukaan sampai penutupan acara akan berjalan aman serta lancar," jelas Feby, Kamis (4/10/2018).
Salah satunya langkah yang dikerjakan PLN, kata Feby, pihaknya akan memakai skema double supply dengan memakai 2 Gardu Induk (GI). Tidak itu saja, PLN juga menyiapkan genset menjadi back up di tempat bahkan juga di spot-spot spesifik untuk keperluan lighting, sound sistem dan mempersiapkan UPS.
"Selain itu, walau supply listrik di ajang MTQ memakai double GI, diyakinkan juga hal tersebut tidak akan mengganggu supply listrik ditempat lainnya terutamanya untuk penuhi keperluan penduduk. Berarti, service pada penduduk menjadi pelanggan kita tidak akan terganggu," katanya.
Baca juga: Biaya Kuliah UHO - Biaya UKT UHO
Menjadi bentuk persiapan PLN, sambung Feby, dari bagian infrastruktur ikut diperkokoh dengan menambahkan personil di Lapangan.
"Diperkokoh dari mulai orangnya, material, perlengkapan serta sparepart dan perlengkapan pendukung yang lain, hingga kita yakinkan tidak akan mengganggu service listrik ke penduduk," tegasnya.
Tuesday, October 2, 2018
Maksimalkan Pelayanan Air, Pemkab Bekasi Suntik PDAM Rp250 Miliar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi kembali menyuntikan biaya pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi kurun waktu dekat ini. Gagasannya, penyertaan modal yang akan dikasihkan pemerintah pada Tubuh Usaha Punya Daerah (BUMD) itu sampai Rp250 miliar dengan setahap di tahun depan.
Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin menyampaikan, penyertaan modal itu akan dikasihkan dengan setahap mulai tahun depan dengan alokasi biaya dari Biaya Penghasilan Berbelanja Daeraj (APBD) 2019.
Baca juga: Akreditasi Prodi UIN JKT
"Penyertaan modal ini adalah usaha rencana kita untuk beberapa tahun ke depan, kita suntik biaya dengan setahap," kata Neneng di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (2/10/2018).
Menurut dia, penyertaan modal itu mempunyai tujuan untuk memaksimal service air di lokasi Kabupaten Bekasi. Tengah, besaran nilai penyertaan sesuaikan potensi daerah oleh karena itu penyertaan modal ini direncanakan dikerjakan dengan setahap saat beberapa tahun ke depan. "Sekarang ini tengah digodok payung hukumnya di dewan," katanya.
Besaran biaya itu, katanya, untuk pembangunan infrastruktur jaringan instalasi air diwilayah Kabupaten Bekasi yang menyebar di 23 Kecamatan. Dengan begitu, semua masyarakat Bekasi dapat rasakan service air bersih dari pemerintah. Contohnya, lokasi Utara serta Selatan Bekasi yang sering dirundung kekeringan.
Ketua Tubuh Pembentukan Ketentuan Daerah, DPRD Kabupaten Bekasi Nurdin Muhidin menyampaikan, penyertaan modal PDAM Tirta Bhagasasi masuk dalam Raperda penambahan tahun 2018 dengan penyertaan sama untuk BJB. "Drafnya telah diserahkan pemerintah dalam paripurna APBD pergantian," kata Nurdin.
Menurut dia, dalam draf itu tampak analisis naskah akademikan memakai APBD murni 2019 yang manakah diperlukan biaya Rp250 miliar untuk infrastrukturnya. Walau demikian, saran pemerintah itu masih juga dalam analisis serta gagasannya akan disahkan kurun waktu dekat ini. "Peluang penyertaan modal itu dianggarkan di APBD 2019," kata Nurdin.
Nurdin menuturkan tahun 2016 lantas pemerintah daerah memberi penyertaan modal sebesar Rp65 miliar pada PDAM paling besar se Jawa Barat itu untuk pemasangan instalasi air di beberapa lokasi Kabupaten Bekasi dan pembangunan kantor baru di Tegal Danas. "Menjadi penyertaan modal ini konsentrasi untuk bangun infrastruktur," tegasnya.
Baca juga: Akreditasi Prodi UIN SGD
Sekarang ini jumlahnya pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi sampai 220.000 sl yang terbagi dalam Kota serta Kabupaten Bekasi. PDAM sendiri dapat menghasilkan air 3.800 liter lebih per detik. Sesaat cakupan service air bersih di Kabupaten Bekasi baru 27,61% dari jumlahnya masyarakat. Tahun kedepan, Kabupaten Bekasi konsentrasi peningkatan di wilayahnya.
Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Usep Rahman Salim menyampaikan, dalam soal service pada pelanggan pihaknya akan lakukan dengan optimal dengan penyertaan modal itu diantaranya dengan berencana menambahkan instalasi galian pipa. "Konsentrasi utama kita ialah sambungan jaringan di semua Kecamatan," paparnya.
Sekarang ini, kata di, dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi baru terealisasi di 19 kecamatan, bekasnya masih tetap proses pembangunan serta memerlukan biaya sebesar itu.
"Yang pasti PDAM cuma di hulu untuk pembangunan produksi, dipengantar untuk jaringan distribusi utama serta di hilir untuk retikulasi sambungan," tuturnya.
Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin menyampaikan, penyertaan modal itu akan dikasihkan dengan setahap mulai tahun depan dengan alokasi biaya dari Biaya Penghasilan Berbelanja Daeraj (APBD) 2019.
Baca juga: Akreditasi Prodi UIN JKT
"Penyertaan modal ini adalah usaha rencana kita untuk beberapa tahun ke depan, kita suntik biaya dengan setahap," kata Neneng di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (2/10/2018).
Menurut dia, penyertaan modal itu mempunyai tujuan untuk memaksimal service air di lokasi Kabupaten Bekasi. Tengah, besaran nilai penyertaan sesuaikan potensi daerah oleh karena itu penyertaan modal ini direncanakan dikerjakan dengan setahap saat beberapa tahun ke depan. "Sekarang ini tengah digodok payung hukumnya di dewan," katanya.
Besaran biaya itu, katanya, untuk pembangunan infrastruktur jaringan instalasi air diwilayah Kabupaten Bekasi yang menyebar di 23 Kecamatan. Dengan begitu, semua masyarakat Bekasi dapat rasakan service air bersih dari pemerintah. Contohnya, lokasi Utara serta Selatan Bekasi yang sering dirundung kekeringan.
Ketua Tubuh Pembentukan Ketentuan Daerah, DPRD Kabupaten Bekasi Nurdin Muhidin menyampaikan, penyertaan modal PDAM Tirta Bhagasasi masuk dalam Raperda penambahan tahun 2018 dengan penyertaan sama untuk BJB. "Drafnya telah diserahkan pemerintah dalam paripurna APBD pergantian," kata Nurdin.
Menurut dia, dalam draf itu tampak analisis naskah akademikan memakai APBD murni 2019 yang manakah diperlukan biaya Rp250 miliar untuk infrastrukturnya. Walau demikian, saran pemerintah itu masih juga dalam analisis serta gagasannya akan disahkan kurun waktu dekat ini. "Peluang penyertaan modal itu dianggarkan di APBD 2019," kata Nurdin.
Nurdin menuturkan tahun 2016 lantas pemerintah daerah memberi penyertaan modal sebesar Rp65 miliar pada PDAM paling besar se Jawa Barat itu untuk pemasangan instalasi air di beberapa lokasi Kabupaten Bekasi dan pembangunan kantor baru di Tegal Danas. "Menjadi penyertaan modal ini konsentrasi untuk bangun infrastruktur," tegasnya.
Baca juga: Akreditasi Prodi UIN SGD
Sekarang ini jumlahnya pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi sampai 220.000 sl yang terbagi dalam Kota serta Kabupaten Bekasi. PDAM sendiri dapat menghasilkan air 3.800 liter lebih per detik. Sesaat cakupan service air bersih di Kabupaten Bekasi baru 27,61% dari jumlahnya masyarakat. Tahun kedepan, Kabupaten Bekasi konsentrasi peningkatan di wilayahnya.
Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Usep Rahman Salim menyampaikan, dalam soal service pada pelanggan pihaknya akan lakukan dengan optimal dengan penyertaan modal itu diantaranya dengan berencana menambahkan instalasi galian pipa. "Konsentrasi utama kita ialah sambungan jaringan di semua Kecamatan," paparnya.
Sekarang ini, kata di, dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi baru terealisasi di 19 kecamatan, bekasnya masih tetap proses pembangunan serta memerlukan biaya sebesar itu.
"Yang pasti PDAM cuma di hulu untuk pembangunan produksi, dipengantar untuk jaringan distribusi utama serta di hilir untuk retikulasi sambungan," tuturnya.
Monday, October 1, 2018
Penghentian Kampanye di Sulteng, Ini Tanggapan Kubu Jokowi
Wakil Ketua Team Kampanye Nasional Konsolidasi Indonesia Kerja Abdul Kadir Karding menyongsong baik saran penghentian kampanye sesaat terutamanya di lokasi Sulawesi Tengah.
Baca juga: Biaya Kuliah UPN YOGYAKARTA - Biaya UKT UPN YOGYAKARTA
"Saya duga ini ialah inspirasi yang baik yang pantas kita junjung menjadi sisi dari keprihatinan kita atas saudara kita yang alami musibah tsunami serta gempa di Palu, Donggala, Sigi serta sekelilingnya," papar politisi kelahiran Donggala ini, Senin (1/10/2018).
Sekarang ini, katanya, semestinya jadikan momen buat semua pihak untuk bekerja bersama serta sama-sma-sama bekerja, sekaligus juga mensupport penuh upaya-upaya pemerintah serta jajarannya untuk mengatasi efek tsunami serta gempa.
"Mereka perlu selekasnya penyelesaian hingga cukup dengan gotong- rotong, suport kita bersama dengan pemerintah dapat bekerja efisien, cepat, pas menangani persoalan-persoalan yang muncul menjadi efek dari tsunami serta gempa," urainya.
Baca juga: Biaya Kuliah PNB - Biaya UKT PNB
Penghentian kampanye sesaat, menurut Karding, cukuplah di lokasi Sulawesi Tengah. Sesaat diluar propinsi itu semestinya juga dikerjakan lewat cara yang tidak terlalu berlebih.
"Langkah kampanye dalam bingkai situasi keprihatinan, langkah yang masih sejuk serta damai. Syukur-syukur semua kampanye yang kita kerjakan, kita tujukan atau kita pusatkan doa bersama atau mungkin keprihatinan bersama atau mungkin pergerakan bangun solidaritas bersama dengan dalam rencana mencari donasi atau bantuan-bantuan lainnya untuk korban gempa di Palu, tiada melupakan yang di Lombok," tuturnya.
Baca juga: Biaya Kuliah UPN YOGYAKARTA - Biaya UKT UPN YOGYAKARTA
"Saya duga ini ialah inspirasi yang baik yang pantas kita junjung menjadi sisi dari keprihatinan kita atas saudara kita yang alami musibah tsunami serta gempa di Palu, Donggala, Sigi serta sekelilingnya," papar politisi kelahiran Donggala ini, Senin (1/10/2018).
Sekarang ini, katanya, semestinya jadikan momen buat semua pihak untuk bekerja bersama serta sama-sma-sama bekerja, sekaligus juga mensupport penuh upaya-upaya pemerintah serta jajarannya untuk mengatasi efek tsunami serta gempa.
"Mereka perlu selekasnya penyelesaian hingga cukup dengan gotong- rotong, suport kita bersama dengan pemerintah dapat bekerja efisien, cepat, pas menangani persoalan-persoalan yang muncul menjadi efek dari tsunami serta gempa," urainya.
Baca juga: Biaya Kuliah PNB - Biaya UKT PNB
Penghentian kampanye sesaat, menurut Karding, cukuplah di lokasi Sulawesi Tengah. Sesaat diluar propinsi itu semestinya juga dikerjakan lewat cara yang tidak terlalu berlebih.
"Langkah kampanye dalam bingkai situasi keprihatinan, langkah yang masih sejuk serta damai. Syukur-syukur semua kampanye yang kita kerjakan, kita tujukan atau kita pusatkan doa bersama atau mungkin keprihatinan bersama atau mungkin pergerakan bangun solidaritas bersama dengan dalam rencana mencari donasi atau bantuan-bantuan lainnya untuk korban gempa di Palu, tiada melupakan yang di Lombok," tuturnya.
Berwisata Sambil Menguji Adrenalin di Lintasan Air Terjun Sri Gethuk
Berwisata di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Spesial Yogyakarta (DIY), tidak cuma dapat di nikmati dengan sekedar duduk atau mandi di lokasi pantai. Akan tetapi juga bisa dikerjakan dengan motor trail.
Seperti dalam di lokasi air terjun Sri Gethuk yang berada di Desa Bleberan, Kecamatan Playen. Tidak hanya tawarkan keindahan air terjun serta tempat wisata simpatisan Gua Rancang Kencono, nyatanya di tempat wisata yang diurus desa ini dapat tawarkan wisata minat spesial, yakni ruang trek motor trail.
Baca juga: Akreditasi Prodi UNJ
Buat anda yang memang senang berpetualang memakai motor trail, tempat lokasi Sri Gethuk wajar dicoba. Dengan panjang trek sampai lebih dari 30 km., beberapa crosser akan dimanjakan dengan panorama alam baik di lokasi air terjun sampai perbukitan karst dan jalur di Sungai Oya.
"Kita sediakan trek trail yang melawan serta menyenangkan," kata pengelola Tempat wisata Sri Gethuk, Tri Harjono, Selasa (11/9/2018).
Beberapa trek salah satunya ialah jalan rimba, susur sungai sampai turunan serta tanjakan. Diantaranya ialah tanjakan Mareta yang cukuplah diketahui sebab mempunyai medan terjal serta betul-betul menguji kemampuan bermotor.
Begitu lumrah beberapa crosser di Jawa Tengah serta DIY pilih menjajal circuit alam di lokasi tempat wisata itu. Lukas Didit, salah satunya penggemar trail mengakui trek di lokasi Sri Gethuk adalah jalan menyenangkan. Ini karena seringkali crosser melintas sungai dengan panorama perbukitan yang indah.
"Jika di sungai tentu meluangkan diri berfoto bersamanya. Sebab memang tidak mengincar kecepatan, akan tetapi kemampuan atau ketrampilan. Nah di sungai sekalian istirahat serta berswa photo," tuturnya.
Baca juga: Akreditasi Prodi PNJ
Salah satunya crosser wanita, Purnamaningrum mengakui suka dengan trek di Sri Gethuk. "Memang benar ada trek beresiko, yakni Tanjakan Mareta. Tanjakan cukuplah tinggi akan tetapi asik," tuturnya.
Bupati Gunungkidul Badingah menyampaikan, wisata trail jadikan satu magnet baru buat wisata di Gunungkidul. Perihal ini dapat diperlihatkan dengan minat beberapa crosser luar daerah untuk mengambil sisi dalam even trail Gunung Sewu Expedition waktu lalu.
"Dengan ide wisata minat spesial seperti trail diinginkan dapat meningkatkan lama wisatawan untuk tinggal di Gunungkidul," katanya.
Seperti dalam di lokasi air terjun Sri Gethuk yang berada di Desa Bleberan, Kecamatan Playen. Tidak hanya tawarkan keindahan air terjun serta tempat wisata simpatisan Gua Rancang Kencono, nyatanya di tempat wisata yang diurus desa ini dapat tawarkan wisata minat spesial, yakni ruang trek motor trail.
Baca juga: Akreditasi Prodi UNJ
Buat anda yang memang senang berpetualang memakai motor trail, tempat lokasi Sri Gethuk wajar dicoba. Dengan panjang trek sampai lebih dari 30 km., beberapa crosser akan dimanjakan dengan panorama alam baik di lokasi air terjun sampai perbukitan karst dan jalur di Sungai Oya.
"Kita sediakan trek trail yang melawan serta menyenangkan," kata pengelola Tempat wisata Sri Gethuk, Tri Harjono, Selasa (11/9/2018).
Beberapa trek salah satunya ialah jalan rimba, susur sungai sampai turunan serta tanjakan. Diantaranya ialah tanjakan Mareta yang cukuplah diketahui sebab mempunyai medan terjal serta betul-betul menguji kemampuan bermotor.
Begitu lumrah beberapa crosser di Jawa Tengah serta DIY pilih menjajal circuit alam di lokasi tempat wisata itu. Lukas Didit, salah satunya penggemar trail mengakui trek di lokasi Sri Gethuk adalah jalan menyenangkan. Ini karena seringkali crosser melintas sungai dengan panorama perbukitan yang indah.
"Jika di sungai tentu meluangkan diri berfoto bersamanya. Sebab memang tidak mengincar kecepatan, akan tetapi kemampuan atau ketrampilan. Nah di sungai sekalian istirahat serta berswa photo," tuturnya.
Baca juga: Akreditasi Prodi PNJ
Salah satunya crosser wanita, Purnamaningrum mengakui suka dengan trek di Sri Gethuk. "Memang benar ada trek beresiko, yakni Tanjakan Mareta. Tanjakan cukuplah tinggi akan tetapi asik," tuturnya.
Bupati Gunungkidul Badingah menyampaikan, wisata trail jadikan satu magnet baru buat wisata di Gunungkidul. Perihal ini dapat diperlihatkan dengan minat beberapa crosser luar daerah untuk mengambil sisi dalam even trail Gunung Sewu Expedition waktu lalu.
"Dengan ide wisata minat spesial seperti trail diinginkan dapat meningkatkan lama wisatawan untuk tinggal di Gunungkidul," katanya.
Subscribe to:
Posts (Atom)