Ada saja modus aktor pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Aktor berpura-pura jadi penjual nasi goreng, dalam menjalankan laganya.
Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan menjelaskan, aktor bernama Arohmanul Bais (26), seseorang penjual nasi goreng keliling yang tinggal mengontrak di Jalan Masjid Darusalam, Kelurahan Kedaung.
Baca juga : Biaya Kuliah UNDIKSHA - Pendaftaran UNDIKSHA
"Terduga modusnya berpura-pura jadi pedagang nasi goreng. Jadi sekalian jualan nasi goreng, ia mengambil motor," kata Ferdy di Mapolres Tangsel, Serpong, Kota Tangsel, Senin (7/1/2019).
Dalam laganya, aktor berkeliling-keliling jual nasi goreng sekalian lihat motor masyarakat yang terparkir di halaman rumah mereka. Waktu ada yang beli serta jaraknya dengan rumah bersisihan, aktor berlaga.
"Aktor yang jual nasi goreng, keliling perkampungan serta perumahan sekalian lihat motor yang parkir ditinggal pemiliknya. Aktor langsung mengambil motor dengan kunci letter T," sambung Ferdy.
Waktu motor sukses dicuri, gerobak nasi goreng punya aktor ditinggal demikian saja di tepi jalan. Lalu, aktor lainnya yang bernama Dendy, sekarang ini masih tetap Rincian Penelusuran Orang (DPO), membawa gerobak.
"Aktor berlaga waktu di Jalan Arya Putra, Kedaung, Pamulang. Kebetulan, waktu peristiwa, petugas tengah lakukan patroli mobile, serta ada masyarakat yang teriak meminta tolong, yang langsung dikejar," tuturnya.
Aktor yang sudah sempat berpapasan dengan anggota polisi, hampir menabrak petugas dengan memakai motor. Tidak mau buruannya kabur, petugas langsung memberi tembakan yang melumpuhkan.
"Aktor lantas dibawa ke rumah kontrakannya, di Pamulang, serta dijumpai beberapa motor curian yang sukses dicuri. Pada petugas, aktor mengakui telah lima kali berlaga di Pamulang dalam tiga bulan," terangnya.
Baca juga : Biaya Kuliah BSI
Selain itu, Bais menjelaskan, pekerjaan ini dikerjakannya semenjak tiga bulan paling akhir, sebab sangat terpaksa. Pendapatannya menjadi penjual nasi goreng dipandang tidak memenuhi keperluan hidupnya keseharian.
"Saya biasa jual nasi goreng, satu bagian Rp12 ribu. Berlangganan juga mulai banyak. Tapi tetap harus tidak cukuplah untuk membiayai hidup keseharian. Jika saya mengambil, gerobak ada yang bawa serta," tuturnya.
Diteruskan ia, dalam mencari sararan, dianya berkeliling-keliling dengan memakai gerobak nasi goreng, sekalian berjualan. Sampai kini, tidak ada masyarakat yang menyimpan berprasangka buruk, sebab ia memang sekalian jualan.
"Umumnya berjalan aman. Sebab masyarakat tidak berprasangka buruk, jika sekalian jualan berikut. Waktu ada tujuan, rekan saya yang menuai motor, atau juga bisa saya yang langsung menuai motor," sambungnya.
Motor curian itu, kata Bais, di jual lewat sosial media Facebook, baik dengan terpisah ataupun utuh. Harga jualnya juga rendah, dibawah harga motor sisa. Dari tangan aktor, polisi mengambil alih tiga unit motor curian.
Sesudah lima kali berlaga, tindakan jahat aktor pada akhirnya dapat di stop. Atas tindakannya, aktor dijaring Masalah 363 KUHP mengenai Pencurian dengan Pemberatan dengan pidana 7 tahun penjara.
Friday, January 11, 2019
Thursday, January 10, 2019
3 Hari Hilang, Siswi SMA Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Musi
Eni (16) pelajar SMA di Kota Palembang diketemukan meninggal mengambang di Sungai Musi, persisnya dekat dermaga PT Pusri, Kamis (10/1/2019). Siswi ini dicari semenjak tiga hari kemarin sesudah tersebar berita, korban bunuh diri dengan meloncat ke Sungai Musi.
Baca juga : Jurusan di STKS
Jasad pelajar ini diketemukan masyarakat yang langsung memberikan laporan ke petugas. Mayat yang diketemukan dalam tempat tertelungkup serta berseragam SMA ini langsung dievakuasi oleh aparat RS Bhayangkara. "Saat saya dekati nyatanya mayat. Lantas, saya kasih tahu polisi yang patroli di sekitaran tempat," papar Apri, masyarakat seputar.
Kasat Polairud Polresta Palembang, Kompol Yudho membetulkan anggotanya sudah mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara. "Benar, korban telah kita bawa serta kesana. Tentang motifnya, masih juga dalam penyidikan," tuturnya.
Ibu serta nenek korban tampak menangis histeris waktu tahu jasad yang diketemukan ialah Eni. Menurut Mariana Jundin, nenek korban, cucunya datang dari OKU Selatan. Di Palembang cucunya sekolah di SMA Negeri 10 klas X.
Baca juga : Jurusan di STMI
“Dia ini (Eni) baru pulang dari dusun sebab libur sekolah, jika awal mulanya ia tinggal bersama dengan pamannya. Tetapi saat ini ia ngekos sendiri tidak jauh dari sekolahnya,” tuturnya pada wartawan.
Untuk penyebab yang mengakibatkan korban sampai nekat terjun, pihak keluarga tidak tahu benar-benar. “Karena sampai kini Eni tidak ada masalah apa-apa, kami keluarga pun belumlah meyakini jika ia bunuh diri,” tuturnya.
Baca juga : Jurusan di STKS
Jasad pelajar ini diketemukan masyarakat yang langsung memberikan laporan ke petugas. Mayat yang diketemukan dalam tempat tertelungkup serta berseragam SMA ini langsung dievakuasi oleh aparat RS Bhayangkara. "Saat saya dekati nyatanya mayat. Lantas, saya kasih tahu polisi yang patroli di sekitaran tempat," papar Apri, masyarakat seputar.
Kasat Polairud Polresta Palembang, Kompol Yudho membetulkan anggotanya sudah mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara. "Benar, korban telah kita bawa serta kesana. Tentang motifnya, masih juga dalam penyidikan," tuturnya.
Ibu serta nenek korban tampak menangis histeris waktu tahu jasad yang diketemukan ialah Eni. Menurut Mariana Jundin, nenek korban, cucunya datang dari OKU Selatan. Di Palembang cucunya sekolah di SMA Negeri 10 klas X.
Baca juga : Jurusan di STMI
“Dia ini (Eni) baru pulang dari dusun sebab libur sekolah, jika awal mulanya ia tinggal bersama dengan pamannya. Tetapi saat ini ia ngekos sendiri tidak jauh dari sekolahnya,” tuturnya pada wartawan.
Untuk penyebab yang mengakibatkan korban sampai nekat terjun, pihak keluarga tidak tahu benar-benar. “Karena sampai kini Eni tidak ada masalah apa-apa, kami keluarga pun belumlah meyakini jika ia bunuh diri,” tuturnya.
Wednesday, January 9, 2019
Danarta Coba Menghubungkan Ekonomi Lewat Rumah Sahabat Desa
Mengusung kekuatan ekonomi desa untuk makin berkembang, PT Danarta Saudara Sejahtera (DSS) bangun Rumah Teman dekat Desa (RSD) menjadi usaha menghubungkan pada desa ke kota serta demikian sebaliknya. Kedatangan Rumah Teman dekat Desa adalah wadah buat penduduk desa untuk berkegiatan ekonomi sekaligus juga edukasi dari beberapa segi.
Baca juga : Biaya Kuliah UNPAR
"RSD ada untuk makin buka akses dari kota ke desa serta demikian sebaliknya. RSD selalu memberi dukungan pekerjaan ekonomi, sosial serta budaya di desa supaya selalu bertumbuh serta harapannya bertambah cepat," tutur Direktur PT. DSS, Teguh Aaron Muir Hendrata di Jakarta.
Pendirian Rumah Teman dekat Desa dipercaya dapat menghubungkan segi sosial, ekonomi serta budaya dalam tiga bentuk, yaitu fisik, gerakkan, serta basis. "Kita miliki Rumah Teman dekat Desa dengan fisik. Gerakannya seperti yang telah kita kerjakan yaitu pekerjaan literasi keuangan ke penduduk. Platformnya ialah aplikasi agregator yang menghubungkan banyak aplikasi untuk masuk ke desa," tuturnya.
RSD akan ada berbentuk digital (situs serta mobile application) supaya bisa memberi akses lebih luas untuk penduduk desa ataupun untuk penduduk kota yang ingin tersambung dengan desa. Perihal ini lihat kekuatan infrastruktur Tehnologi Info serta Komunikasi (TIK) di Indonesia sudah meliputi seputar 90% dari populasi lebih dari 126% tingkat penetrasi mobile.
Diluar itu, tingkat pemakai internet pun sudah sampai 51,8% dari keseluruhan masyarakat Indonesia. Selanjutnya, Aaron sangat mengapresiasi ide pemerintah untuk meningkatkan kekuatan desa. Menurut dia ide itu mesti di dukung dengan kolaborasi beberapa pihak supaya bisa lebih progresif.
"Swasta harus juga didorong untuk berinvestasi di desa, untuk tidak sangsi bangun fondasi yang kuat untuk memberi dukungan pekerjaan di desa. Untuk swasta sendiri, saya yakin tidak cuma masalah jual produk serta layanan mereka, tapi pun masalah memperoleh sumber daya untuk kebutuhan produksi barang serta layanan mereka," tutup Aaron.
Baca juga : Biaya Kuliah TEL-U
Pemerintah sendiri lewat Tubuh Pusat Statistik (BPS) sudah lakukan pendataan Kekuatan Desa 2018 yang diawali semenjak Mei kemarin. Pengamat ekonomi Cyrillus Harinowo menjelaskan, ada program favorit Kemendes (Kementerian Desa) berkaitan peningkatan Bumdes (Tubuh Usaha Punya Desa) serta produk favorit desa. Perhatian pada desa itu dapat percepat pembangunan.
"Swasta serta pemerintah mesti semakin banyak menyentuh desa dengan pemikiran berkepanjangan harus juga sama-sama bekerjasama. Swasta mesti banyak bertindak sebab desa yang maju tidak cuma berguna buat desa itu. Contoh buat swasta, desa ialah pasar mungkin, ini mungkin sekarang ini jarang jadi perhatian," tambah Cyrillus, dalam info tercatat waktu lalu.
Baca juga : Biaya Kuliah UNPAR
"RSD ada untuk makin buka akses dari kota ke desa serta demikian sebaliknya. RSD selalu memberi dukungan pekerjaan ekonomi, sosial serta budaya di desa supaya selalu bertumbuh serta harapannya bertambah cepat," tutur Direktur PT. DSS, Teguh Aaron Muir Hendrata di Jakarta.
Pendirian Rumah Teman dekat Desa dipercaya dapat menghubungkan segi sosial, ekonomi serta budaya dalam tiga bentuk, yaitu fisik, gerakkan, serta basis. "Kita miliki Rumah Teman dekat Desa dengan fisik. Gerakannya seperti yang telah kita kerjakan yaitu pekerjaan literasi keuangan ke penduduk. Platformnya ialah aplikasi agregator yang menghubungkan banyak aplikasi untuk masuk ke desa," tuturnya.
RSD akan ada berbentuk digital (situs serta mobile application) supaya bisa memberi akses lebih luas untuk penduduk desa ataupun untuk penduduk kota yang ingin tersambung dengan desa. Perihal ini lihat kekuatan infrastruktur Tehnologi Info serta Komunikasi (TIK) di Indonesia sudah meliputi seputar 90% dari populasi lebih dari 126% tingkat penetrasi mobile.
Diluar itu, tingkat pemakai internet pun sudah sampai 51,8% dari keseluruhan masyarakat Indonesia. Selanjutnya, Aaron sangat mengapresiasi ide pemerintah untuk meningkatkan kekuatan desa. Menurut dia ide itu mesti di dukung dengan kolaborasi beberapa pihak supaya bisa lebih progresif.
"Swasta harus juga didorong untuk berinvestasi di desa, untuk tidak sangsi bangun fondasi yang kuat untuk memberi dukungan pekerjaan di desa. Untuk swasta sendiri, saya yakin tidak cuma masalah jual produk serta layanan mereka, tapi pun masalah memperoleh sumber daya untuk kebutuhan produksi barang serta layanan mereka," tutup Aaron.
Baca juga : Biaya Kuliah TEL-U
Pemerintah sendiri lewat Tubuh Pusat Statistik (BPS) sudah lakukan pendataan Kekuatan Desa 2018 yang diawali semenjak Mei kemarin. Pengamat ekonomi Cyrillus Harinowo menjelaskan, ada program favorit Kemendes (Kementerian Desa) berkaitan peningkatan Bumdes (Tubuh Usaha Punya Desa) serta produk favorit desa. Perhatian pada desa itu dapat percepat pembangunan.
"Swasta serta pemerintah mesti semakin banyak menyentuh desa dengan pemikiran berkepanjangan harus juga sama-sama bekerjasama. Swasta mesti banyak bertindak sebab desa yang maju tidak cuma berguna buat desa itu. Contoh buat swasta, desa ialah pasar mungkin, ini mungkin sekarang ini jarang jadi perhatian," tambah Cyrillus, dalam info tercatat waktu lalu.
Monday, January 7, 2019
Ganjar Ngamuk, 7 ASN di Jateng Diduga Terima Pungli
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ngamuk waktu pimpin apel deretan Pemprov Jateng, pada Senin (7/1/2019) pagi. Situasi mencekam serta beberapa petinggi teras bersama beberapa ratus ASN tegang saat dengar nada Ganjar bernada tinggi.
"Saya bisa laporan, ada deretan saya yang pungutan liar serta terima gratifikasi," kata Ganjar memulai.
Baca juga : Jurusan di UMB
Gubernur menjelaskan sudah mengecheck langsung laporan itu, serta menyebut satu-satu beberapa pihak yang disangka menyeleweng. Ada tujuh orang yang di panggil.
"Saya datangkan orangnya, ada yang ngaku, ada yang pura-pura tidak tahu, ada yang tidak mengakui benar-benar. Saya ingatkan, semua info telah tiba di tangan saya, jadi jangan pernah beberapa macam," tegasnya.
Ganjar makin geram saat tersebar rumor jika ada pungutan liar yang duitnya disetorkan pada gubernur. Menurut dia itu aksi yang begitu jahat, kejam serta fitnah yang mengagumkan. "Yang membuat saya gondok ialah, tuturnya uang itu buat saya. Masyaalah, ini jahat benar, ini fitnah yang mengagumkan," katanya.
Baca juga : Jurusan di UK MARANATHA
Tujuh orang yang di panggil, lanjut Ganjar sudah mengakui. Walau demikian ada beberapa yang coba berkelit dengan beberapa fakta.
"Ngaku terima tetapi faktanya beberapa macam, tuturnya hanya titipan. Saya tegaskan tidak bisa serta tidak dapat, kembalikan! Karena itu ini hari saya kumpulkan semua petinggi untuk kembali saya tegaskan supaya mengawasi jujur dan berkarakter kuat," tegasnya.
"Saya bisa laporan, ada deretan saya yang pungutan liar serta terima gratifikasi," kata Ganjar memulai.
Baca juga : Jurusan di UMB
Gubernur menjelaskan sudah mengecheck langsung laporan itu, serta menyebut satu-satu beberapa pihak yang disangka menyeleweng. Ada tujuh orang yang di panggil.
"Saya datangkan orangnya, ada yang ngaku, ada yang pura-pura tidak tahu, ada yang tidak mengakui benar-benar. Saya ingatkan, semua info telah tiba di tangan saya, jadi jangan pernah beberapa macam," tegasnya.
Ganjar makin geram saat tersebar rumor jika ada pungutan liar yang duitnya disetorkan pada gubernur. Menurut dia itu aksi yang begitu jahat, kejam serta fitnah yang mengagumkan. "Yang membuat saya gondok ialah, tuturnya uang itu buat saya. Masyaalah, ini jahat benar, ini fitnah yang mengagumkan," katanya.
Baca juga : Jurusan di UK MARANATHA
Tujuh orang yang di panggil, lanjut Ganjar sudah mengakui. Walau demikian ada beberapa yang coba berkelit dengan beberapa fakta.
"Ngaku terima tetapi faktanya beberapa macam, tuturnya hanya titipan. Saya tegaskan tidak bisa serta tidak dapat, kembalikan! Karena itu ini hari saya kumpulkan semua petinggi untuk kembali saya tegaskan supaya mengawasi jujur dan berkarakter kuat," tegasnya.
Sunday, January 6, 2019
Relawan Lintas Iman Bantu Korban Tsunami Banten Saat Natal
Relawan Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang terhimpun dalam Crisis Centre Indonesia Maju mendatangi posko korban tsunami di Cindewulung, Banten, Selasa 25 Desember 2018.
Kehadiran mereka membawa beberapa barang untuk penuhi keperluan korban musibah itu. Dengan satu truk, pikap serta lima minibus, mereka membawa selimut, baju, mi instant, air mineral, makanan bayi, kepentingan wanita. Mengenai topik pekerjaan, yaitu Satu Perasaan untuk Banten serta Lampung.
Baca juga : Biaya Kuliah UNIKOM - Pendaftaran UNIKOM
Koordinator Crisis Centre Indonesia Maju Program Banten, Eva Pauline Cristine menuturkan, bersama dengan rekan-rekannya yang beragama kristen ingin memaknai Natal di dalam beberapa pengungsi tsunami Banten.
“Kami mengerti Natal menjadi pesan pada saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, jika Kita tidak sempat sendirian. Ada Tuhan bersama dengan kita. Natal menggugah jiwa kami untuk berjalan bersama dengan bangun solidaritas berkebangsaan serta kemanusiaan, “ tuturnya seperti dalam info tercatat yang di terima SINDOnews, Rabu (26/12/2018).
Sekitar 31 orang Relawan Crisis Centre Indonesia Maju dari beberapa lintas iman termasuk juga perwakilan beberapa ponpes itu pergi dari Posko di Jalan Veteran I Nomer 23 ke arah posko penginapan Cindewulung atau Baka baka Carita.
Mereka bergotong royong menebar paket pertolongan di seputar daerah penginapan Cindewulung. Lantas pertolongan didistribusikan ke kampung Banjar, Pantai Mutiara Carita, Angsana serta bekasnya dialirkan oleh relawan dari Banten.
Baca juga : Biaya Kuliah UNSIL - Pendaftaran UNSIL
Selain itu, Direktur Relawan Team Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Maman Imanulhaq mengapresiasi kerja sama beberapa relawan lintas iman dalam lakukan kerja kemanusiaan, dari mulai Lombok, Palu lalu Banten.
“Keragaman penduduk Indonesia ialah satu keniscayaan serta adalah karunia Allah ditambah lagi diwujudkan dalam kerja kemanusiaan seperti kepedulian pada korban tsunami Banten ini. Yang bukan saudaramu seiman, ialah saudara dalam kemanusiaan, “ papar Maman mencuplik pengucapan Sayyidina Ali bin Ali Thalib.
Kehadiran mereka membawa beberapa barang untuk penuhi keperluan korban musibah itu. Dengan satu truk, pikap serta lima minibus, mereka membawa selimut, baju, mi instant, air mineral, makanan bayi, kepentingan wanita. Mengenai topik pekerjaan, yaitu Satu Perasaan untuk Banten serta Lampung.
Baca juga : Biaya Kuliah UNIKOM - Pendaftaran UNIKOM
Koordinator Crisis Centre Indonesia Maju Program Banten, Eva Pauline Cristine menuturkan, bersama dengan rekan-rekannya yang beragama kristen ingin memaknai Natal di dalam beberapa pengungsi tsunami Banten.
“Kami mengerti Natal menjadi pesan pada saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, jika Kita tidak sempat sendirian. Ada Tuhan bersama dengan kita. Natal menggugah jiwa kami untuk berjalan bersama dengan bangun solidaritas berkebangsaan serta kemanusiaan, “ tuturnya seperti dalam info tercatat yang di terima SINDOnews, Rabu (26/12/2018).
Sekitar 31 orang Relawan Crisis Centre Indonesia Maju dari beberapa lintas iman termasuk juga perwakilan beberapa ponpes itu pergi dari Posko di Jalan Veteran I Nomer 23 ke arah posko penginapan Cindewulung atau Baka baka Carita.
Mereka bergotong royong menebar paket pertolongan di seputar daerah penginapan Cindewulung. Lantas pertolongan didistribusikan ke kampung Banjar, Pantai Mutiara Carita, Angsana serta bekasnya dialirkan oleh relawan dari Banten.
Baca juga : Biaya Kuliah UNSIL - Pendaftaran UNSIL
Selain itu, Direktur Relawan Team Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Maman Imanulhaq mengapresiasi kerja sama beberapa relawan lintas iman dalam lakukan kerja kemanusiaan, dari mulai Lombok, Palu lalu Banten.
“Keragaman penduduk Indonesia ialah satu keniscayaan serta adalah karunia Allah ditambah lagi diwujudkan dalam kerja kemanusiaan seperti kepedulian pada korban tsunami Banten ini. Yang bukan saudaramu seiman, ialah saudara dalam kemanusiaan, “ papar Maman mencuplik pengucapan Sayyidina Ali bin Ali Thalib.
Friday, January 4, 2019
Disambangi Relawan Prabowo-Sandi, Habib Rizieq Ajak Berdoa dan Ikhlas
Sekretaris Jenderal Aliansi Pencerah Indonesia (API) Prabowo-Sandi, Pedri Kasman menuturkan mengenai suport pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab pada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Penentuan Presiden serta Wakil Presiden (Pemilihan presiden) 2019.
Pada Kamis 27 Desember 2018, kata Pedri, Relawan Nasional Pemenangan Prabowo-Sandi Kota Riyadh serta Al Qasim, Arab Saudi membuat umrah bersamanya. Rombongan sejumlah 135 orang yang menumpangi tiga bus.
Baca juga : Jurusan di UPNVJ
Selesai melakukan beribadah umrah, beberapa relawan bersilaturahmi dengan Habib Rizieq sebagai Imam Besar Front Pembela Islam (FPI). Karena ruang hanya terbatas jadi cuma sebagian orang yang dapat berjumpa dengan Rizieq.
Perwakilan rombongan yang di terima Rizieq diantaranya Saech Widodo (Ketua Relawan Pemenangan Nasional Luar Negeri Prabowo-Sandi Arab Saudi, Sultonul Khadiq (sekretaris PAN Arab Saudi), Ahmad Rofik (sekretaris Dewan Tanfidiyah MWCI NU Riyadh), Agus Subandana (Ketua Ansor Riyadh).
"Dalam bersilahturahmi itu Relawan Pemenangan Nasional Luar Negeri Arab Saudi menyentuh masalah utamanya hak serta keharusan beberapa pekerja, baik di ataupun luar negeri yang ditanggung undang-undang," papar Pedri pada SINDOnews, Kamis (3/1/2019).
Spesial masalah pekerja migran, lanjut Pedri, Rizeq turut terasa prihatin atas kurangnya perlindungan buat beberapa pekerja migran Indonesia. Contohnya beberapa permasalahan/masalah serta service yang semestinya dapat dituntaskan dalam tempo 2-3 hari tetapi faktanya 1 minggu bahkan juga lebih baru tuntas.
Baca juga : Jurusan di UPNYK
"Ke depan pemerintah yang baru kelak mesti cepat serta transparan dalam mengatasi tiap-tiap persoalan pekerja migran," papar Pedri menirukan perkataan Rizieq.
Menurutnya, negara mesti ada jadi fasilitator buat rakyat untuk memperoleh pekerjaan serta jadi bapak asuh buat beberapa pekerja migran sesudah kembali pada Tanah Air.
"Diakhir pertemuan yang dikerjakan penuh kekeluargaan serta diselingi canda itu Habib Rizieq ajak beberapa Relawan Pemenangan Nasional Luar Negeri supaya berdoa serta kerja ikhlas untuk memenangi Prabowo-Sandi pada Pemilihan presiden April 2019," papar Pedri.
Pada Kamis 27 Desember 2018, kata Pedri, Relawan Nasional Pemenangan Prabowo-Sandi Kota Riyadh serta Al Qasim, Arab Saudi membuat umrah bersamanya. Rombongan sejumlah 135 orang yang menumpangi tiga bus.
Baca juga : Jurusan di UPNVJ
Selesai melakukan beribadah umrah, beberapa relawan bersilaturahmi dengan Habib Rizieq sebagai Imam Besar Front Pembela Islam (FPI). Karena ruang hanya terbatas jadi cuma sebagian orang yang dapat berjumpa dengan Rizieq.
Perwakilan rombongan yang di terima Rizieq diantaranya Saech Widodo (Ketua Relawan Pemenangan Nasional Luar Negeri Prabowo-Sandi Arab Saudi, Sultonul Khadiq (sekretaris PAN Arab Saudi), Ahmad Rofik (sekretaris Dewan Tanfidiyah MWCI NU Riyadh), Agus Subandana (Ketua Ansor Riyadh).
"Dalam bersilahturahmi itu Relawan Pemenangan Nasional Luar Negeri Arab Saudi menyentuh masalah utamanya hak serta keharusan beberapa pekerja, baik di ataupun luar negeri yang ditanggung undang-undang," papar Pedri pada SINDOnews, Kamis (3/1/2019).
Spesial masalah pekerja migran, lanjut Pedri, Rizeq turut terasa prihatin atas kurangnya perlindungan buat beberapa pekerja migran Indonesia. Contohnya beberapa permasalahan/masalah serta service yang semestinya dapat dituntaskan dalam tempo 2-3 hari tetapi faktanya 1 minggu bahkan juga lebih baru tuntas.
Baca juga : Jurusan di UPNYK
"Ke depan pemerintah yang baru kelak mesti cepat serta transparan dalam mengatasi tiap-tiap persoalan pekerja migran," papar Pedri menirukan perkataan Rizieq.
Menurutnya, negara mesti ada jadi fasilitator buat rakyat untuk memperoleh pekerjaan serta jadi bapak asuh buat beberapa pekerja migran sesudah kembali pada Tanah Air.
"Diakhir pertemuan yang dikerjakan penuh kekeluargaan serta diselingi canda itu Habib Rizieq ajak beberapa Relawan Pemenangan Nasional Luar Negeri supaya berdoa serta kerja ikhlas untuk memenangi Prabowo-Sandi pada Pemilihan presiden April 2019," papar Pedri.
Wednesday, January 2, 2019
Longsor Sukabumi, BNPB: 15 Orang Meninggal dan 20 Orang Hilang
Musibah tanah longsor yang berlangsung di Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sampai sekarang ini masih juga dalam evakuasi team SAR kombinasi. Tubuh Nasional Penanggulangan Musibah (BNPB) mencatat sampai sekarang ini 63 orang selamat dalam musibah longsor ini.
Baca juga : Biaya Kuliah IPB - Pendaftaran IPB
"Kampung Cimapag sekitar 30 rumah yang berada di sini tertimbun oleh longsor dalam keadaan rusak berat, s/d ini hari dari 30 rumah yang tertimbun longsor yang berisi 32 KK atau 101 jiwa, di mana 63 orang diketemukan dalam keadaan selamat, 3 orang luka-luka dirawat di dalam rumah sakit pelabuhan ratu," tutur Kepala Pusat Data Info serta Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho waktu jumpa wartawan di Kantor Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (2/12/2019).
"15 orang diketemukan wafat di mana 11 telah teridentifikasi serta 4 belumlah teridentifikasi. Lalu 20 orang dalam penelusuran," lebih Sutopo.
Sutopo mengutarakan, berkaitan evakuasi serta penelusuran pihaknya serta team SAR kombinasi merasakan kesusahan. Sebab, kata Sutopo, longsor sudah sempat seringkali berlangsung kembali hingga mengakibatkan team kombinasi alami masalah.
"Keadaan tanahnya jadi lempung jadi lumpur serta jadi cukuplah ringkih rapuh membahayakan. Hingga prinsip dalam penelusuran evakuasi penyelamatan korban ialah safety first yang barusan begitu dipastikan ikut oleh segi cuaca," katanya.
Baca juga : Biaya Kuliah ITB - Pendaftaran ITB
Selain itu, Sutopo menjelaskan, berkaitan data yang di terima tentang jumlahnya masyarakat yang terdampak musibah itu ikut alami miskoordinasi. Awalannya BNPB terima laporan jika yang terdampak banyaknya 172 jiwa namun sesudah dikerjakan klarifikasi lagi pihaknya terima data jumlahnya masyarakat sekitar 101 jiwa.
"Data turun naik seperti biasa sebab dalam keadaan darurat semacam ini jadi s/d sekarang ini BNPB memberikan laporan sama dengan posko yang ada dilapangan masih 15 orang wafat serta 20 orang masih juga dalam penelusuran. Data ini pasti juga akan beralih sama dengan keadaan yang berada di lapangan," katanya.
Baca juga : Biaya Kuliah IPB - Pendaftaran IPB
"Kampung Cimapag sekitar 30 rumah yang berada di sini tertimbun oleh longsor dalam keadaan rusak berat, s/d ini hari dari 30 rumah yang tertimbun longsor yang berisi 32 KK atau 101 jiwa, di mana 63 orang diketemukan dalam keadaan selamat, 3 orang luka-luka dirawat di dalam rumah sakit pelabuhan ratu," tutur Kepala Pusat Data Info serta Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho waktu jumpa wartawan di Kantor Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (2/12/2019).
"15 orang diketemukan wafat di mana 11 telah teridentifikasi serta 4 belumlah teridentifikasi. Lalu 20 orang dalam penelusuran," lebih Sutopo.
Sutopo mengutarakan, berkaitan evakuasi serta penelusuran pihaknya serta team SAR kombinasi merasakan kesusahan. Sebab, kata Sutopo, longsor sudah sempat seringkali berlangsung kembali hingga mengakibatkan team kombinasi alami masalah.
"Keadaan tanahnya jadi lempung jadi lumpur serta jadi cukuplah ringkih rapuh membahayakan. Hingga prinsip dalam penelusuran evakuasi penyelamatan korban ialah safety first yang barusan begitu dipastikan ikut oleh segi cuaca," katanya.
Baca juga : Biaya Kuliah ITB - Pendaftaran ITB
Selain itu, Sutopo menjelaskan, berkaitan data yang di terima tentang jumlahnya masyarakat yang terdampak musibah itu ikut alami miskoordinasi. Awalannya BNPB terima laporan jika yang terdampak banyaknya 172 jiwa namun sesudah dikerjakan klarifikasi lagi pihaknya terima data jumlahnya masyarakat sekitar 101 jiwa.
"Data turun naik seperti biasa sebab dalam keadaan darurat semacam ini jadi s/d sekarang ini BNPB memberikan laporan sama dengan posko yang ada dilapangan masih 15 orang wafat serta 20 orang masih juga dalam penelusuran. Data ini pasti juga akan beralih sama dengan keadaan yang berada di lapangan," katanya.
Subscribe to:
Posts (Atom)