Wednesday, October 31, 2018

Berhasil, Kemendesa PDTT Lanjutkan PPDM di Tanah Papua

Ada panorama cukup berlainan selesai upacara peringatan hari Sumpah Pemuda di kantor Kementrian Desa Pembangunan Daerah Ketinggalan serta Transmigrasi (Kemendesa PDTT). Tersirat keceriaan peserta upacara diwarnai baju ciri khas Tanah Papua yang dipakai oleh peserta upacara itu.

Dengan spesial, Menteri Desa PDTT, Eko Putro Sandjojo terima 262 orang lebih peserta dari propinsi Papua serta Papua Barat yang tengah ikuti Lokakarya Pelajari Akhir Tahun Program Pembangunan Desa Mandiri (PPDM), yang dilangsungkan di Jakarta semenjak hari Sabtu, 27 Oktober sampai 31 Oktober 2018.

Baca juga: Akreditasi Prodi USAKTI

Keyakinan diri serta semangat peserta lokakarya seolah-oleh tengah dipompa pada saat dengarkan instruksi dalam dialog mereka bersama dengan Menteri Desa PDTT, di ruang penting Kemendesa PDTT. Menteri mennyajikan beberapa kutipan beberapa video pendek inspiratif, supaya kampung-kampung di Papua serta Papua Barat dapat juga mencotoh serta sama-sama belajar dengan beberapa desa yang sudah sukses mengurus Dana Desa yang telah mandiri serta jadi sumber perkembangan.

Satu hari awal mulanya, Direktur Jenderal (Dirjen) Pembangunan serta Pemberdayaan Penduduk (PPMD) Kemendesa PDTT, Madjid Taufik Madjid, buka acara lokakarya itu. Acara itu dibarengi oleh beberapa pendamping PPDM di Tanah Papua, serta beberapa petinggi pemerintah propinsi Papua serta Papua Barat, dan unit kerja (satker) dari 13 kabupaten serta 2 propinsi di pulau cendrawasih itu.

Pekerjaan ikut mendatangkan beberapa petinggi Eselon II dari Kemendesa PDTT, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Pengelola Kas Negara, Tubuh Pengawasan Keuangan serta Pembangunan, serta perwakilan instansi donor International Fund for Agriculture Development (IFAD) di Indonesia. Tahun kedepan, PPDM akan dilanjutkan di Tanah Papua lewat biaya dari Kemendesa PDTT.

Hal itu menjawab masukan yang awal mulanya dikatakan dalam paparan dari perwakilan peserta yang dikatakan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Penduduk Kampung, Johny Rumbruren. Masukan penduduk yang dikatakan ialah supaya PPDM selalu bersambung serta ditingkatkan untuk kesejahteraan penduduk kampung-kampung di Tanah Papua.

Madjid menuturkan, arah penting PPDM ialah dalam rencana menjalankan salah satunya misi penting dari Kementerian Desa PDTT, yaitu mengikuti penduduk di desa/kampung, termasuk juga mendayakan piranti kampung, agar bisa lebih mandiri serta sejahtera, berbasiskan kekuatan yang dipunyai masyarakatnya.

Dalam Petunjuk Presiden (Inpres) Nomer 9/2017, katanya, ada 17 butir petunjuk Presiden pada 25 menteri, 2 kepala tubuh negara, 2 gubernur serta semua bupati/wali kota di Propinsi Papua serta Propinsi Papua Barat. Peraturan itu mengenai Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Propinsi Papua serta Papua Barat. Pada kerangka itu, Kementerian Desa PDTT ikut memberi perhatian dengan spesial untuk lokasi ini.

Baca juga: Akreditasi Prodi UPH

“PPDM adalah salah satunya usaha Kemendesa PDTT dalam membuat terobosan dalam pemberdayaan serta keterlibatan penduduk, sekaligus juga pengembangan untuk pembangunan manusia, menangani ketimpangan antardaerah, dan menumbuhkan daya saing lokasi,” katanya.

PPDM mengutamakan utamanya upaya-upaya yang lebih fundamental, terpenting dalam pemberdayaan penduduk desa di lokasi pesisir serta penguatan perangkat desa/kampung untuk kesejahteraan beberapa petani serta nelayan. Rintangannya ialah, tidak cuma pemberdayaan sampai pertolongan tehnis pada penduduk serta aparat kampung di Tanah Papua, tetapi ikut di hilir program supaya pemasaran komoditas favorit beberapa petani/nelayan yang didampingi PPDM bisa berefek pada mata penelusuran serta kesejahteraan.

Dari pelajari kapasitas PPDM, terdaftar untuk biaya tahun ini, 117 desa/kampung (dari 224 kampung) dampingan PPDM sudah membagikan Dana Desa mereka dengan keseluruhan total Rp19 miliar untuk pekerjaan ekonomi produktif pertanian yang dituangkan dalam Biaya Penghasilan serta Berbelanja Kampung (APBK).

Sekarang ini 610 kelompk tani/nelayan yang aktif dalam tiap-tiap tingkatan PPDM. Petani rumput laut di kabupaten Fak-Fak, Yapen, Kaimana serta Raja Ampat sekarang makin memahami mata rantai niaga rumput laut. “Mereka diinginkan bisa terhubung pasar lebih luas. Pasar yang pro-petani untuk menyimpan beberapa komoditas favorit yang lain, seperti kopi, sagu, kakao, vanili serta komoditas favorit yang lain,” ujarnya.

Monday, October 29, 2018

Taufik Kurniawan Dicegah, Amien Rais Akan Sambangi KPK

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais merencanakan menyambangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, ini hari. Gagasan kehadirannya ke kantor instansi antirasuah itu sesudah Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan dihindari melancong ke luar negeri dalam enam bulan ke depan.

Baca juga: Biaya Kuliah UAD

"Jadi kelak kita ke KPK. Kami akan tiba ini hari mengemukakan kebenaran pada saudara Agus Raharjo (Ketua KPK, red)," tutur Amien Rais di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin (29/10/2018).

Awal mulanya, KPK menahan melancong ke luar negeri atas nama Wakil Ketua DPR dari Fraksi PAN Taufik Kurniawan berkaitan pendapat suap pengurusan Dana Alokasi Spesial (DAK) Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Penyidikan itu berkaitan pengurusan Dana Alokasi Spesial (DAK) Kabupaten Kebumen seperti yang muncul dalam persidangan terdakwa Bupati Kebumen, Jawa Tengah nonaktif Muhamad Yahya Fuad dkk. ‎

Amien memperingatkan jika Bekas Ketua DPD RI Irman Gusman dipenjara 4,5 tahun sebab dapat dibuktikan terima suap Rp100 juta dari Direktur CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto serta Memi. Lalu, Amien Rais ikut memperingatkan jika Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq dipenjara 17 tahun dalam masalah suap kepengurusan menambahkan kuota import daging sapi.

Baca juga: Biaya Kuliah POLBAN - Biaya UKT POLBAN

Namun, dianya menyayangkan langkah KPK menginvestigasi masalah besar seperti project Reklamasi Teluk Jakarta, Meikarta, dan kereta api cepat Jakarta-Bandung. "Nah ada seseorang super minister, saya lupa namanya, yang mengangkangi seakan-akan semuanya tidak bisa digubris. Tidak perduli izin belumlah ada, tidak perduli pelanggaran apa pun, tetapi ini nekat sekali," tuturnya.

Jadi itu, ia akan memperingatkan Ketua KPK Agus Rahardjo dalam kehadirannya ke kantor instansi antirasuah itu. Ia minta KPK tidak bisa tebang pilih.

"Agus Raharjo Anda sempat mencekal Aguan, Tanuwijaya, sama Richard Halim Kusuma, itu dicekal. Aguan dicekalpun makan malam di istana, lalu dicabut. Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan langsung dicekal, jadi Agus Raharjo anda berhati-hati. Kekuasaan berputar-putar. Kekuasaan berputar-putar," katanya.

Sunday, October 28, 2018

Kementan Dorong Peningkatan Daya Saing Bawang Putih Nasional

Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan prinsip meningkatkan bawang putih nasional dengan tujuan sampai swasembada bawang putih seperti yang sempat diraih pada masa 1994-1995. Waktu itu, produksi bawang putih nasional sampai 152.000 ton, serta luas area tanam lebih dari 21.000 hektare (ha).

Sesaat sekarang ini, luas area tanam bawang putih nasional selalu tergerus sampai tersisa seputar 2.000 ha dengan produksi cuma 20.000 ton per tahun. Walau sebenarnya, keperluan nasional lebih dari 500.000 ton setahun. Kuatnya arus import bawang putih, terutamanya dari China, dikatakan sebagai pemicu turunnya produk lokal dari tahun ke tahun.

Baca juga: Akreditasi Prodi UMS

Direktur Sayuran serta Tanaman Obat Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto mengaku, bawang putih lokal sekarang ini kalah bersaing dibanding bawang putih import asal China atau India. Prihasto menuturkan, sekarang ini cost inti produksi petani bawang putih Indonesia masih tetap di rata-rata Rp11.000/kg. Sesaat di China, cost produksi cuma seputar Rp5.000/kg serta di India bahkan juga cuma seputar Rp2.000/kg.

"Tetapi bukan bermakna produk kita jadi tidak bersaing. Kita miliki kelebihan komparatif spesifik, diantaranya aroma yang lebih kuat," tutur Prihasto dalam info tercatat, Minggu (28/10/2018).

Kementan, tegas ia, begitu mengerti utamanya segi bersaing ini serta selalu menggerakkan supaya cost produksi dapat didesak. Benih menjadi elemen cost produksi paling besar menurut dia selalu diusahakan didesak harga nya. Akhir 2017 lantas harga benih sampai Rp60.000-70.000/kg. Sesaat produktivitas rata-rata baru 8-9 ton per ha.

"Jika kita dapat tekan harga benih jadi Rp30.000 lantas produktivitas dinaikkan dari jadi 10 ton/ha, jadi cost produksi dapat kita efisienkan jadi cuma seputar Rp7.000/kg. Di harga itu kita dapat lebih bersaing nanti," jelas Prihasto.

Prihasto menjelaskan, masalah penting dalam usaha menghidupkan kembali bawang putih nasional ialah tersedianya benih serta melatih dan berikan motivasi kembali petani yang telah lama tidak menanam bawang putih kembali. Dari bagian tersedianya tempat, tegas ia, Indonesia masih tetap begitu mungkin.

"Kekuatan sumberdaya tempat yang pas untuk bawang putih sesaat teridentifikasi lebih dari 725.000 ha yang menyebar di 51 Kabupaten. Untuk sampai swasembada perlu area 78.000 ha sampai tahun 2021," katanya.

Baca juga: Akreditasi Prodi UNILA

Berkaitan kekurangan benih, Anton menyebutkan Kementerian Pertanian sudah lakukan beberapa usaha percepatan penyediaan benih. Menteri Pertanian Amran Sulaiman sudah menerjunkan team ke beberapa negara seperti China, Taiwan, India serta Mesir untuk mencari benih yang dapat ditanam di Indonesia. Tidak hanya memaksimalkan produksi benih lokal, Kementan ikut mengijinkan pemakaian benih import asal Taiwan varietas GBL yang sudah ditest pas ditanam di Indonesia.

Prihasto ikut ajak perguruan tinggi serta instansi riset pertanian untuk dapat membuahkan tehnologi budidaya bawang putih yang berkapasitas saing. "Kenyataannya, hasil penanaman varietas Tawangmangu Baru (TMB) yang ditanam di Tawangmangu Karanganyar dengan perawatan intens dapat membuahkan bawang putih dengan produktivitas 26 ton/ha. Rata-rata di petani Tawangmangu dapat 16-18 ton/ha," katanya.

Friday, October 26, 2018

Awas, Parkir Sembarangan di Kota Surabaya Didenda Rp500.000

Masyarakat Kota Surabaya, sekarang tidak dapat asal-asalan memarkir kendaraannya. Mulai 1 November Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, akan mengaplikasikan denda tinggi.

Aplikasi denda tinggi buat pelanggar parkir ini, sama dengan Perda Kota Surabaya No. 3/2018 serta Perwali Surabaya No. 63/2018. Dalam perda serta perwali itu ditata, denda administratif pada pelanggar parkir sebesar Rp500 ribu untuk mobil, serta Rp250 ribu untuk sepeda motor.

Kepala Dishub Kota Surabya, Irvan Wahyudrajat menjelaskan, aplikasi sangsi pelanggaran parkir di Kota Surabaya, telah ditata dalam UU No. 22/2009 mengenai jalan raya angkutan jalan.

Baca juga: Biaya Kuliah POLINEMA - Biaya UKT POLINEMA

"Dalam ketentuan itu, sangsi administratif yakni penguncian ban serta perpindahan kendaraan (derek). Sedang dendanya, buat kendaraan roda 4 sebesar Rp500 ribu serta sangat banyak Rp2,5 juta. Sesaat buat kendaraan roda 2 sebesar Rp250 ribu serta sangat banyak Rp750 ribu," kata Irvan, Jumat (26/10/2018).

Dia meneruskan, untuk mengaplikasikan ketentuan ini, Dishub Kota Surabaya, akan membuat team penggembokan serta penderekan. Team ini nanti akan beranggotakan Dishub Kota Surabaya, Gartap III/ Surabaya, Satlantas Polrestabes Surabaya, serta Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

"Dalam aplikasinya kelak di lapangan, bila ada kendaraan parkir asal-asalan, jika itu masih tetap ada pengendaraanya, akan langsung ditilang oleh pihak kepolisian, tetapi jika tidak ada pengendaranya, akan diresmikan sangsi adminstratif oleh Dishub," tegasnya.

Irvan ikut menuturkan proses pengusutan administrasinya. Jika ada mobil atau sepeda motor yang didapati parkir asal-asalan serta pada akhirnya dikerjakan penguncian roda kendaraan, jadi kendaraan itu akan ditempel stiker yang menuturkan pelanggarannya. Setelah itu, pemilik atau pengemudi membayar transfer sangsi denda itu lewat BCA, BANK JATIM, BNI, MANDIRI, BRI.

Sesudah tuntas lakukan pembayaran, pemilik atau pengemudi mengontak Command Center 112. Lalu petugas Command Center 112 akan mengontak petugas patrol kombinasi, hingga petugas patrol kombinasi ini mendatangi kembali mobil yang dikunci.

"Pemilik atau pengemudi tunjukkan bukti pembayaran sangsi denda yang resmi pada petugas patroli kombinasi. Setelah itu petugas patroli kombinasi buka kunci roda kendaraan pelanggar," tuturnya.

Sedang bila kendaraan itu diderek ke tempat yang sudah disiapkan Pemkot Surabaya, jadi hasilnya kendaraan itu akan ditempel stiker yang menuturkan pelanggarannya. Setelah itu, pemilik atau pengemudi membayar transfer sangsi denda itu lewat BCA, BANK JATIM, BNI, MANDIRI, serta BRI.

Lalu, pemilik atau pengemudi mendatangi area untuk menyimpan kendaraan yang diderek serta tunjukkan bukti pembayaran sangsi denda yang resmi pada petugas. "Sesudah itu baru pemilik atau pengemudi kendaraan bisa membawa kendaraannya dari area untuk menyimpan," tegasnya.

Baca juga: Jurusan di UNIMAL

Sebetulnya, lanjut ia, ketentuan ini telah lama. Akan tetapi, sebab ada keinginan termasuk juga dari Ombusman untuk perpanjang publikasinya, jadi ketentuan ini baru akan diaplikasikan mulai 1 November 2018. "Jadi, publikasi ketentuan ini telah lumayan lama," tegasnya.

Kanit Pendidikan serta Eksperimen Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Tirto menjelaskan, pada prinsipnya Polrestabes Surabaya begitu memberi dukungan kebijaksanaan ini. Bahkan juga, dia mengakui telah berulang-kali bersinergi dengan Dishub Kota Surabaya, dalam mensosialisasikan Perda serta perwali ini.

"Jadi, kelak jika ada kendaraan yang parkir asal-asalan, bila itu masih tetap ada orangnya atau pengemudinya, jadi kami akan langsung tilang. Sedang jika tidak ada orangnya atau pengemudinya, akan kami berikan pada Dishub untuk menderek," tuturnya.

Thursday, October 25, 2018

Pemprov Jateng Harus Sertifikasi Aset

Pemerintah Propinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) disuruh selekasnya lakukan sertifikasi asset dengan jelas. Langkah itu mesti ditempuh, supaya asset yang dipunyai dapat maksimal tingkatkan penghasilan asli daerah (PAD).

Baca juga: Akreditasi Prodi POLNEP

Anggota Komisi C DPRD Jateng Hasan Asy’ari menjelaskan, selama ini pengendalian serta pemakaian asset daerah kurang optimal. Bahkan juga PAD yang didapatkan, sebagian besar didapat dari pajak kendaraan bermotor. Diluar itu asset yang ada belumlah seutuhnya bersertifikat.

“Tentu sebelum lakukan optimalisasi, sertifikasi asset ini yang mesti ditempuh agar semua jelas kehadiran ataupun statusnya. Baik asset yang diurus organisasi piranti daerah, ataupun lembaga spesial yang mengurus asset daerah,” katanya dalam info tercatat pada SINDOnews, Rabu (10/10/2018).

Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meneruskan, langkah setelah itu pemetaan asset berdasar pada letak serta fungsinya. “Hal ini supaya mempunyai faedah yang optimal, baik diurus sendiri oleh Pemprov ataupun kerja sama tubuh usaha punya daerah, serta swasta murni,” terangnya.

Akan tetapi menurut dia, semua mesti dikerjakan dengan rencana prediksi. Baik itu prediksi peruntukan asset yang ada ataupun hasil yang akan didapat. “Tentu dalam perihal ini tidak bisa sembarangan. Perlu analisa yang masak. Jangan pernah potensinya miliaran, lalu akhirnya cuma beberapa puluh juta,” tegas Wakil Ketua DPW PKB Jateng ini.

Baca juga: Akreditasi Prodi UNTAN

Menurut Hasan, dalam pengaturan ataupun optimalisasi, asset perlu profesionalisme. Dari mulai rencana, pengendalian, ataupun sdm (SDM) yang ada. “Kita ikut berharap asset ini betul-betul jadi lihat. Sebab dari tahun ke tahun masalah ini belumlah dapat dituntaskan dengan selesai,” jelasnya.

Dari info Pempov Jateng, jelas Hasan, keseluruhan asset yang ada sekarang ini nilainya Rp36 triliun. Atas basic itu, keberadaannya mesti diurus dengan maksimal dengan memerhatikan prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi serta akuntabilitas untuk membuahkan PAD yang maksimal.

Wednesday, October 24, 2018

Lahan Masam Potensi Sumber Pangan di Masa Depan

Pemerintah tengah menggerakkan pemakaian tempat suboptimal untuk memberi dukungan produksi pangan nasional. Salah satunya kekuatan yang dapat dikerjakan untuk pelebaran area tanam ialah tempat masam.

Dosen Kampus Brawijaya Malang Setyono Yudo Tyasmoro menjelaskan, pembukaan tempat baru ini adalah bentuk penjelasan Program Nawacita yang mencanangkan pembukaan tempat pertanian seluas 1 juta ha dalam kurun waktu 5 tahun (2015 - 2019). Tidak hanya untuk penambahan produksi pangan, program ini sekaligus juga untuk menyeimbangi laju alih manfaat tempat yang selalu bertambah.

Baca juga: Jurusan di USU

"Pembukaan tempat baru dapat dikerjakan pada tempat kering ataupun tempat basah (gambut) dengan pembuatan infrastruktur irigasi, hingga tempat yang sampai kini tidak digunakan jadi lebih produktif," kata Setyono pada FGD bertopik "Pengendalian Tempat Masam Dengan Berkepanjangan" belakangan ini.

Setyono menjelaskan, rumor ketersedian tempat untuk pangan jadi prioritas penting bersamaan meningkatnya jumlahnya masyarakat Indonesia yang sekarang sampai 260 juta jiwa. Karenanya prioritas pembangunan pertanian masih tetap konsentrasi pada usaha penambahan produksi pangan, terutamanya padi, jagung serta kedelai untuk penuhi kecukupan pangan dengan nasional.

Untuk isi keperluan pangan, pemerintah santer mencari tempat baru untuk diciptakan jadi sawah (ekstensifikasi), akan tetapi umumnya adalah tempat masam. Data Tubuh Litbang Pertanian, kekuatan tempat kering masam untuk tanaman pangan seluas 22,31 juta ha serta luas tempat kering masam untuk peningkatan tanaman tahunan 49,87 juta ha.

Akan tetapi Setyono mengaku, persoalan penting pembukaan tempat pertanian ialah berkaitan dengan pemakaian saat konstruksi. Jadi, tidak hanya segi perlakuan budidaya oleh petani, tingkat kesuburan yang rendah ikut menghalangi perolehan tujuan penambahan produksi pangan.

Pada umumnya tempat bukaan baru yang datang dari tempat masam serta marginal keadaan tingkat keasaman tanah pada rata-rata pH 4,0-5,0. Sedang biasanya tanaman memerlukan keadaan keasaman yang baik pada pH 6,0-6,5. Kesuburan yang rendah pada area tempat baru menyebabkan produktivitas hasil yang didapat sangat rendah. Untuk tempat sawah dalam rata-rata 2,5-3 ton/ha Gabah Kering Giling (GKG).
"Tingkat keasaman yang tinggi jadi karena kenapa kesuburannya rendah," katanya.

Untuk memaksimalkan pemakaian tempat masam atau tempat baru, tehnologi yang kemungkinan besar ialah pemberian material kesuburan tempat berbentuk dolomit. Keperluan dolomit pada tempat bukan baru yang baik ialah 4 ton/ha.

Selain itu Guru Besar Fakultas Pertanian Kampus Brawijaya Syekhfani menjelaskan, penambahan kesuburan tanah di tempat sulfat masam kemungkinan besar dikerjakan dengan melakukan perbaikan karakter fisik, kimia serta biologi tanah. Diantaranya, pertama, untuk tingkatkan pH tanah dikerjakan aplikasi unsur Kalsium (Ca) serta Magnesium (Mg).

Ke-2, tingkatkan tersedianya unsur hara P dengan aplikasi reaktif pupuk posphat. Ke-3, tingkatkan kegiatan mikroorganisme tanah dengan aplikasi bahan organik, mikoriza, resapi serta amelioran yang lain.

Kepala Balai Riset Tanah, Balitbang Pertanian, Husnain ikut mengaku kekuatan peningkatan tempat untuk pertanian yang belumlah digunakan masih tetap lumayan besar. Contohnya, tempat rawa dari keseluruhan luas 34,1 juta ha kekuatan untuk pertanian seputar 20 juta ha. Dari luasan itu yang baru digunakan seputar 3,68 juta ha (18%), hingga masih tetap ada 16,32 juta ha (82%) yang belumlah digunakan.

Sedang tempat kering yang ada dari 17 juta ha serta yang masih tetap mungkin seluas 24,7 juta ha ada lokasi budidaya pertanian (APL) seluas 5,7 juta ha, di lokasi Rimba Produksi (HP) 14,6 Juta ha serta 4,4 juta ha dikawasan Rimba Produksi Konservasi (HPK) menjadi tempat cadangan.

Dosen Fakultas Pertanian Kampus Brawijaya yang lain Syahrul Kurniawan memberikan contoh, kunci kesuksesan pengendalian tempat alih manfaat rimba jadi kebun karet serta kelapa sawit di tanah masam ialah kesetimbangan nutrisi di mana input nutrisi. Dalam perihal ini pupuk sesuai dengan output nutrisi.

Baca juga: Jurusan di UNIMED

"Aspek yang memengaruhi output nutrisi diantaranya penyerapan hara tanaman serta pencucian unsur hara. Aplikasi pupuk dolomit serta bahan organik bisa tingkatkan penyerapan hara tanaman serta meminimalkan pencucian hara," katanya.

Sebab tempat masam memiliki prospek yang tinggi sekali untuk memberi dukungan tersedianya pangan. Pemerintah mesti mulai mengambil keputusan taktik pengendalian tempat masam jadi sumber tempat pangan baru dengan memerhatikan ide keberlanjutan sumber daya alam.

"Kita memiliki sumber alam yang bisa melakukan perbaikan persoalan tanah masam itu. Diantaranya dengan menambahkan bahan yang kaya Ca serta Mg yang ada dalam Dolomit. Tambang paling besar serta terunggul Dolomit berada di Desa Sekapuk, Gresik, Jawa Timur," katanya.

Tuesday, October 23, 2018

Sandi Apresiasi PKS Minta Anggota Fraksi Kampanyekan Dirinya

Calon Wakil Presiden (Calon wakil presiden) Sandiaga Uno mengapresiasi surat edaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) nomer 05/D/EDR/DPP-PKS/2018. Karena, surat edaran yang di tandatangani oleh Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman tertanggal 17 September 2018 dipandang bukti PKS memberi dukungan penuh Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: Akreditasi Prodi UPR

"Saya animo sebab PKS all out junjung kami," tutur Sandiaga Uno di Lokasi Bulungan, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).

Mengenai dalam surat itu, semua Anggota Fraksi PKS diinstruksikan untuk mengkampanyekan Calon wakil presiden Sandiaga Uno dengan maksimal. Maksudnya adalah untuk menguatkan gaung kampanye Penentuan Presiden serta Wakil Presiden (Pemilihan presiden) 2019 dan bangun coattail effect pada PKS.

Sandiaga mengakui melihat ketertarikan beberapa kader PKS waktu dianya bersama dengan Sohibul Iman ke Tangerang Selatan akhir minggu kemarin. "Mereka ingin berusaha untuk satu kemenangan bersamanya. Itu akan dapat bisa jika Prabowo Sandi di dukung oleh parlemen yang kuat," jelas bekas Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Baca juga: Akreditasi Prodi POLNES

Dianya memiliki pendapat, prinsip yang kuat dari partai Konsolidasi Indonesia Adil Makmur untuk memberi dukungan dianya bersama dengan Prabowo Subianto begitu diperlukan. Karena, konsolidasi Prabowo-Sandiaga tidak mempunyai modal cukuplah seperti uang sampai alat.

"Memang kita tidak miliki money benar, tidak miliki alat benar. Tetapi kita miliki momen yang berasa sekali," tuturnya.