Tuesday, February 27, 2018

Megawati Memperoleh Gelar Doktor Kehormatan dari UNP

 Kampus Negeri Padang (UNP) meyakinkan tak ada maksud politis dalam pemberikan titel Doktor Honoris Causa (HC) pada bekas Presiden Megawati Soekarno Putri.

Rektor UNP Ganefri mengatakan pemberikan titel HC pada Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu murni masalah akademis.

Baca juga: Biaya Kuliah UNS - Pendaftaran UNS

“Ini pemberian titel doktor tidak terkait sedikitpun dengan masalah politik, murni masalah akademis, ” tuturnya, sekian waktu lalu.

Ganefri meyakinkan pemberikan titel Dr HC pada Megawati pada 27 September yang akan datang, karna perannya yang berjasa dalam bagian pendidikan.

Megawati dipandang sukses dalam mereformasi pendidikan terlebih menyangkut UU No. 12/2003 mengenai System Pendidikan Nasional.

Pada masa Megawati perundangan itu disahkan, sekalian mengalokasian biaya pendidikan 20% lewat APBN.

“Saya rasa hal semacam ini yg tidak dipahami oleh beberapa kelompok, walau sebenarnya beliau berjasa di bagian pendidikan, ” katanya.

Diluar itu, berkaitan ada respon orang-orang mengenaik Permendikbud No. 21/2013 yang mensyaratkan penerima titel Doktor Honoris Causa mesti mempunyai titel strata 1 telah tidak berlaku sekali lagi.

Permen itu, telah ditukar dengan ketentuan baru, yaitu Ketentuan Kementerian Penelitian Tehnologi serta Pendidikan Tinggi No. 65/2016 mengenai Titel Doktor Kehormatan, hingga pemberian titel itu sesuai sama regulasi yang ada.

Baca juga: Biaya Kuliah UNSOED  - Pendaftaran UNSOED

Sunday, February 25, 2018

ILUNI UI Tanda Tangani Kerjasama dengan Garuda.

 Pengurus Pusat Ikatan Alumni Kampus Indonesia (ILUNI UI) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Arief Budhy Hardono di tandatangani perjanjian hubungan kerja dengan perusahaan penerbangan kebangaan nasional, Garuda Indonesia. Lewat hubungan kerja ini, semua anggota ILUNI UI yang lakukan perjalanan didalam serta ke luar negeri juga akan memperoleh potongan harga sampai menjangkau 25 persen

Baca juga: Biaya Kuliah UII

“Kerjasama ini, kami dedikasikan pada semuanya lulusan Kampus Indonesia. Dengan sudah di tandatangani hubungan kerja pada ILUNI UI dengan Garuda Indonesia, semuanya alumni Kampus Indonesia pemegang kartu ILUNI UI yang juga akan lakukan perjalanan didalam serta luar negeri memakai maskapai penerbangan kebanggaan nasional ini juga akan memperoleh potongan harga atau potongan harga s/d 25 %. ” Tutur Ketua Umum ILUNI UI Arief Budhy Hardono selesai penandatanganan hubungan kerja pada ILUNI UI dengan PT Garuda Indonesia, Kamis (14/12) di kantor Pusat PT Garuda Indonesia lokasi Kebon Sirih Jakarta Pusat seperti ditulis dari tayangan persnya.

Hadirdalam Penandatanganan Hubungan kerja itu dari Pihak ILUNI UI diantaranya Sekjen ILUNI UI Andre Rahadian, Bendara Umum ILUNI UI Didit S Ratam, Ketua merangkap Juru bicara ILUNI UI Eman Sulaeman Nasim. Sesaat dari pihak Garuda Indonesia diantaranya ada Direktur Paling utama Pahala Mansury serta Direktur Human Capital Linggarsari Suharso, dan Direktur hubungan kerja antar instansi BNI Adi Sulistiawati

Selanjutnya, Arief Budhy Hardono menerangkan, potongan harga yang didapatkan pada anggota ILUNI UI adalah potongan harga paling besar yang didapatkan Garuda Indonesia pada organisasi alumni perguruan tinggi baik negeri ataupun swasta. Dengan Organisasi alumni perguruan tinggi yang lain, Garuda Indonesia cuma memberi potongan harga tertinggi sebesar 20 %. Tapi dengan ILUNI UI, Garuda memberi potongan harga sampai 25 %.

“Kepada anggota serta pemegang kartu ILUNI UI Garuda memberi potongan harga sampai 25 %. Ini satu animo yang begitu baik yang didapatkan Garuda Indonesia, ke semuanya alumni UI. Karenanya, kami dari semuanya pengurus serta anggota ILUNI UI baik di pusat ataupun daerah dan pengurus ILUNI UI di beberapa negara mengatakan terima kasih atas keyakinan yang didapatkan Garuda pada Alumni UI, ”papar bekas Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Tekni (FT) UI ini.


Baca juga: Biaya Kuliah USAKTI

Ditempat yang sama, Direktur Paling utama Garuda Indonesia Pahala mansyuri mengemukakan, jadi kampus tertua di Indonesia telah sepantasnya Garuda Indonesia merajut hubungan kerja dengan pihak UI. Terlebih sampai kini Garuda tengah tingkatkan hubungan kerja dengan komune -komunitas di semua Indonesia.

" UI jadi kampus tertua di Indonesia telah semestinya Garuda tingkatkan jalinan hubungan kerja dg ILUNI UI, " tutur Dirut Garuda Indonesia Pahala Mansyuri selesai penandatanganan hubungan kerja, " tuturnya.

Monday, February 12, 2018

UIII Akan Dibangun Pada Pertengahan 2018

 Presiden Joko Widodo, Kamis (18/1/2018) siang, memimpin rapat terbatas mengulas pembangunan Kampus Islam Internasional Indonesia (UIII) di Kantor Presiden, Jakarta.

Dalam pidato pembukaan rapat, Jokowi menyebutkan Ketentuan Presiden pembangunan UIII telah di tandatangani lebih dari setahun kemarin. Lewat rapat ini, Presiden akan ketahui progres perubahan pembangunannya.

Jokowi juga mengingatkan masalah argumen UIII ini dibuat, walau sebenarnya Indonesia sudah banyak mempunyai kampus sama.

" UIII ini dibuat tidak cuma untuk menjawab keperluan domestik, namun untuk menjawab keperluan orang-orang internasional. Untuk memperkokoh kepemimpinan Indonesia didunia internasional, terlebih umat Islam internasional, " tutur Jokowi.


Baca juga : Akreditasi Prodi UNDIP

Kehadiran UIII itu diinginkan jadi tempat belajar peradaban Islam oleh mahasiswa dalam serta luar negeri.

Jokowi menyebutkan, dianya memperoleh input dari beberapa pemimpin negara Islam di Organisasi Hubungan kerja Islam (OKI) tentang perlunya pembangunan UIII. Kampus itu bisa jadikan arena pertukaran pelajar.

" Generasi muda Indonesia yang di kirim ke Timur Tengah, menurut beliau-beliau itu baiknya belajar ekonomi, perdagangan atau perminyakan. Demikian sebaliknya, generasi muda Timur Tengah belajar tentang Islam ke Indonesia, " tutur Jokowi.

Dengan terpisah, Menteri Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meyakinkan, rapat itu mengambil keputusan kalau pembangunan UIII juga akan dikerjakan pertengahan 2018 ini.

" Anggarannya keseluruhan Rp 3, 9 triliun. Ada yang dari APBN, ada yang dari hibah dari negara-negara beda, " tutur Basuki, selesai rapat.

Baca Juga : Akreditasi Prodi UNS