Thursday, April 4, 2019

Habib Rizieq Diminta Laporkan Kecurangan Pemilu yang Terjadi

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab disuruh untuk memberikan laporan kepada pihak berkaitan bila berlangsung pelanggaran Pemilu yang berlangsung selama saat pemilu 2019 berjalan.

Awal mulanya, Habib Rizieq menyebutkan beberapa ketua TPS yang berada di Arab Saudi dihubungi elite partai politik pengusung calon presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mengiming-imingi beberapa uang pada mereka. Habib Rizieq menjelaskan beberapa ketua TPS disuruh agar surat nada tercoblos pada nama Jokowi.

Baca juga : Jurusan di IKJ

"Laporkan saja, jika memang dapat dibuktikan ada yang diiming-imingi, laporkan saja," kata Ketua KPU Arief Budiman di Gedung KPU Jakarta, Rabu (3/4/2019)

Menurut dia, UU Pemilu telah mengendalikan proses laporan berkaitan Pemilu. UU mengendalikan sengketa proses diadukan ke Bawaslu, sesaat sengketa hasil diadukan ke MK. "Kan telah ada prosesnya untuk diadukan, silahkan saja," katanya.

Begitu juga dengan Komisioner KPU Wahyu Setiawan menjelaskan pihaknya sudah terbuka buka akses TPS. Semua pihak dapat memonitor tiap-tiap TPS yang ada, termasuk juga peserta pemilu dengan mengirim saksi-saksi.

"Jangan sampai berfikir TPS berada di lokasi gelap, tidak dapat dibuka penduduk. TPS akan dibikin di situasi terbuka serta sangat mungkin penduduk terhubung. Keterlibatan dibuka seluas-luasnya," tuturnya.

Selain itu, Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin tidak temukan bukti dakwaan Rizieq Shihab jika Menteri Luar Negeri Retno Marsudi minta perwakilan di luar negeri, terutamanya di Arab Saudi, memenangi satu diantara capres. "Belum kami lihat (ada bukti) benar-benar," katanya.


Baca juga : Jurusan di UNIPA

Afif pula menjelaskan pihaknya belum terima laporan dari deretan pengawas luar negeri berkaitan pelanggaran pemilu seperti yang dilemparkan dalam video. Bawaslu pula sudah minta konfirmasi Kemenlu mengenai kunjungan Menlu Retno ke Jeddah, tapi tidak ada kunjungan ke Riyadh seperti yang dimaksud Rizieq Shihab.

"Bila ada bukti dan sebagainya kami dalam tempat siap terima serta memahami, tapi kami belum temukan data seperti yang dikatakan Rizieq Shihab," tegasnya.

No comments:

Post a Comment